BOND UPDATE 20111014

Lima seri SUN dilelang Selasa mendatang

Pemesanan ORI008 sudah mencapai Rp 6,62 triliun

Bank Permata akan eksekusi opsi beli Obligasi Subordinasi I

Market Summary: Tutup Akhir Pekan IHSG Menguat +0,5%

Ipotnews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik +0,5% (+28 poin) pada perdagangan Jumat (27/3) akhir pekan ini.

Transaksi sebesar Rp5,410 triliun. Sementara volume perdagangan sebanyak 5,894 miliar saham.

Pemodal asing kembali melakukan aksi jual (net sell) yang kali ini sebesar -Rp583 miliar.

Indeks LQ45 naik +0,59% ke posisi 938 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik +0,92% ke posisi 710 poin. Indeks Kompas 100 menguat +0,59% ke level 1.186 poin.

Sektor agri naik paling kuat +1,76%. Saham LQ45 agri [LSIP 1,720 70 (+4,2%)] +4,2% di urutan teratas Top 10 Gainers LQ45. [AALI 23,650 450 (+1,9%)] +1,9%. Sedangkan second liner agri yang bergerak menguat [IIKP 2,305 455 (+24,6%)] +24,59%. [SMAR 6,400 125 (+2,0%)] +1,99%.

Basic-ind naik +1,59%. [CPIN 3,410 65 (+1,9%)] +1,9%. [SMGR 13,450 450 (+3,5%)] +3,5%. Second Liner basic-ind yang menguat [BAJA 212 1 (+0,5%)] +0,47%. [BRNA 710 15 (+2,2%)] +2,16%. [BRPT 280 5 (+1,8%)] +1,82%.

Consumer naik +1,28%. [GGRM 49,750 1650 (+3,4%)] naik +3,4%. [INAF 288 4 (+1,4%)] +1,41%. [KAEF 1,320 35 (+2,7%)] +2,72%. [KLBF 1,840 5 (+0,3%)] +0,27%. Adapun second liner consumer yang menguat [ADES 1,375 5 (+0,4%)] +0,36%. [LMPI 180 2 (+1,1%)] +1,12%. [STTP 3,035 5 (+0,2%)]+0,17%. [AISA 2,090 45 (+2,2%)] +2,20%.

Properti naik +0,63%. Saham [ASRI 540 15 (+2,9%)] naik +2,9%. [CTRA 1,385 35 (+2,6%)] +2,6%. Second liner properti yang menguat [BKSL 119 6 (+5,3%)] +5,31%. [DILD 545 20 (+3,8%)] +3,81%.[DART 800 15 (+1,9%)] +1,91%. [GWSA 179 4 (+2,3%)] +2,29%.

Mining naik +0,76%. [PTBA 10,500 250 (+2,4%)] +2,4%. Second liner mining yang menguat [BUMI 831 (+1,2%)] +1,22%. [PSAB 620 5 (+0,8%)] +0,81%. [SMRU 350 4 (+1,2%)] +1,16%. [RUIS 222 11 (+5,2%)] +5,21%.

Dari 10 sektor hanya finance yang melemah -0,18%. Saham [BMRI 11,950 -100 (-0,8%)] -0,8%.[BBCA 14,450 -75 (-0,5%)] -0,5%. [BBRI 13,075 -50 (-0,4%)] -0,4%. Second liner finance yang melemah [AGRO 101 -2 (-1,9%)] -1,94%. [AGRS 140 -14 (-9,1%)] -9,09%. [ASBI 465 -145 (-23,8%)]-23,77%. [ASMI 705 -5 (-0,7%)] -0,70%

Nilai tukar rupiah melemah 0,26% ke posisi Rp13.059,00 terhadap dolar AS pada closing trading hari ini.

Bursa Asia
Pasar saham Asia variatif pada penutupan trading hari ini. Investor di pasar Asia mengkhawatirkan ketidakpastian di Yaman memperluas konflik di Timut Tengah.

Di bursa Hong Kong, indeks Hang Seng turun -10,88 poin (-0,04%) ke posisi 24.486,20 poin.

Indeks Nikkei 225 ditutup terkoreksi -0,95% (-185,49 poin) ke posisi 19.285,63 poin.
Di bursa China, indeks Shanghai Composite naik +0,24% (+9,00 poin) ke 3.691,10 poin.
Sementara indeks Straits Times (Singapura) naik +0,42% (+14,34 poin) ke posisi 3.445,93 poin

Pasar Eropa
Mengawali perdagangan hari ini, Jumat (27/3) bursa Eropa dibuka rebound. Para investor mengabaikan kekhawatiran atas eskalasi konflik politik di Yaman.

Indeks utama di pasar saham Eropa, FTSE 100 (Inggris) menguat +0,19% (+13,41 poin) ke posisi 6.908,74 poin.
Indeks DAX (Jerman) menguat +0,64% (+75,33 poin) ke level 11.919,01 poin.
Indeks CAC 40 (Perancis) dibuka naik +0,19% (+9,74 poin) ke level 5.016,09 poin.

Oil
Harga minyak jatuh memangkas rally jangka pendek seiring sikap para investor yang mempertimbangkan pengurangan pasokan minyak dari Timur Tengah karena faktor krisis Yaman.

Di pasar Asia harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) turun US$1,02 US$50,41 per barel. Brent melemah US$95 sen ke posisi US$58,24 per barel pada trading sore hari ini.

(cnbc/aswj/afp/mk)

Sumber : IPOTNEWS

https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Tutup_Akhir_Pekan_IHSG_Menguat__0_5%&level2=newsandopinion&id=3482375&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VRUzF_ysVWI

Market Break: Bursa Asia Variatif, IHSG Naik +0,3%

Ipotnews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian bergerak lesu meski berada di zona hijau pada perdagangan sesi 1, Jumat (27/3) akhir pekan ini. IHSG naik +0,3% (+15 poin) ke level 5.383,16 poin.

Indeks LQ45 naik +0,37% ke posisi 935 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik +0,71% ke posisi 709 poin. Indeks Kompas 100 naik +0,39% ke level 1.184 poin.

Transaksi berlangsung lesu pada sesi I hanya senilai Rp2,149 triliun. Volume perdagangan sebanyak 2,746 miliar saham. Investor asing net sell -Rp323 miliar

Sektor basic-ind rebound, naik +1,12% setelah dalam 3 hari terakhir negatif. Emiten basic-ind yang menguat [CPIN 3,415 70 (+2,1%)] naik +1,9%. [SMGR 13,300 300 (+2,3%)] +1,9%.

Rebound juga terjadi pada sektor agri naik +1,49% paling signifikan pada siang ini. [LSIP 1,700 50 (+3,0%)] +3,0%. [AALI 23,700 500 (+2,2%)] +2,4%.

Consumer naik +0,99%. [UNVR 39,050 550 (+1,4%)] +1,4%. [GGRM 49,475 1375 (+2,9%)] +2,7%.

Properti menguat +0,94%. [PWON 498 7 (+1,4%)] +2,9%. [LPKR 1,280 5 (+0,4%)] +1,2%.

Sementara sektor-sektor yang bergerak negatif finance -0,46% dan misc-ind -0,17%. Harga saham Bank BRI -0,6%. Bank Mandiri -0,6%. Bank BCA turun -0,7%.

Bursa Asia
Bursa saham Asia variatif pada penutupan sesi 1 perdagangan hari ini di tengah kekhawatiran konflik politik di Yemen makin meluas.

Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang bergerak rebound +0,48% (+93,55 poin) ke posisi 19.564,67 poin.
Indeks Hang Seng menguat +4,90 poin (+0,1%) ke level 24.501,98 poin.
Indeks Shanghai di bursa China naik +0,30% (+10,90 poin) ke level 3.692,99 poin.
Indeks Straits Times (Singapura) menguat +0,42% (+13,93) 3.445,95. (pukul 11.20 WIB)

(awsj/cnbc/afp/mk)

Sumber : IPOTNEWS

https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Break__Bursa_Asia_Variatif__IHSG_Naik__0_3%&level2=&level3=&level4=topnews&id=3481751&urlImage=&id_backup=20150327133645&pos=2.txt#.VRUE_cWSwWk

Market Brief: Eropa Dan AS Memerah, Asia Bermanuver Ke Zona Hijau

Ipotnews – Mengakhiri pekan ini, bursa saham utama Asia pagi ini (27/3) dibuka bervariasi di tengah sentimen negatif penurunan indeks saham utama di bursa Amerika Serikat dan Eropa. Investor terus memonitor perkembangan konflik di Yaman, sambil mencerna rilis data ekonomi Jepang. Rilis data Februari Jepang memperlihatkan data inflasi inti yang lebih buruk dari perkiraan, namun belanja rumah tangga mencatatkan penurunan tahunan yang lebih rendah dari perkiraan. Indeks Nikkei 225 Jepang, pagi tadi dibuka melemah 0,3%, dan memperkecil penurunan menjadi -0,07% ke level 19.457,76 pada pukul 8:15 WIB. Penurunan harga saham emiten eksportir memberatkan laju indeks. Pada jam yang sama indeks S&P/ASX 200 Australia melaju 0,78% ke level 5.925,10 didorong oleh kenaikan harga saham emiten komoditas.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan cenderung sidewaysdalam upaya keluar dari zona merah. Analis berpendapat, minimnya sentimen positif akan memperberat laju IHSG untuk bermanuver membalik arah, namun pijakan pada ekonomi domestik yang positif dan relatif membaiknya rupiah berpeluang mendorong terjadinya technical rebound.

Tim Riset Indo Premier memperkirakan pergerakan IHSG akan berfluktuatif akibat meningkatnya tekanan jual yang dipengaruhi oleh sentimen negatif dari pelemahan bursa global. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mixed dengan kecendrungan menguat terbatas, support 5.350 dan resist 5.395. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: LPKR [LPKR 1,275 5 (+0,4%)], SCMA [SCMA 3,325 125 (+3,9%)], BMRI [BMRI 12,050 25 (+0,2%)] dan BBCA [BBCA 14,525 -100 (-0,7%)].

Amerika Serikat dan Eropa

Sentimen negatif masih mempengaruhi pergerakan harga di bursa saham Wall Street, sehingga menyebabkan pelemahan indeks saham utama. Pagi tadi, Wall Street memerah tersapu aksi jual investor yang mengkhawatirkan kondisi geopolitik akibat serangan sekutu Arab Saudi  menumpas pemberontakan di Yaman. Analis mengatakan, penurunan indeks juga dipicu oleh sikap sebagian investor yang menilai bahwa kenaikan harga saham beberapa waktu lalu mulai menimbulkan kejenuhan pasar. Laju indeks yang sempat naik pada sesi awal perdagangan, menurun kembali karena terbebani penurunan harga saham emiten teknologi dan emiten penerbangan yang terpengaruh oleh kenaikan harga minyak,

Dow Jones Industrial Average melorot 0,23% (-40,31 poin) ke level 17.678,23.
S&P 500 susut 0,24% (-4,90 poin), menjadi 2.056,15.
Nasdaq Composite turun 0,27% (-13,16 poin) ke level 4.863,36.

Harga ETF saham Indonesia di Wall Street anjlok 0,37% menjadi US$26,73.

Harga saham di bursa saham utama Eropa, semalam menurun tajam tertekan oleh kekhawatiran pasar terhadap perkembangan harga minyak global, di tengah ketidakpastian penyelesaian perundingan utang Yunani. Turunnya nilai tukar euro terhadap dolar AS dan poundsterling ikut mendorong aksi jual saham. Harga saham Lufthansa di bursa saham Jerman longsor lebih dari 4%, setelah tim investigasi menemukan adanya ketidakwajaran dalam kasus kejatuhan pesawat Germanwings, anak perusahaan Lufthansa, di pegunungan Alpen. Kenaikan harga minyak juga memicu penurunan harga saham emiten penerbangan di bursa saham Eropa.

FTSE 100 London terperosok 1,37% ke level 6.895,33.
DAX 30 Frankfurt terpelet 0,18%, berakhir di level 11.843,68.
CAC 40 Paris susut 0,29% menjadi 5.006,35.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar ASS yang sempat melemah terhadap euro pada sesi awal perdagangan, pagi tadi mendadak berbalik arah. Indeks dolar AS yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, naik menjadi 97,397 dari sebelumnya 96,170, didorong oleh penguatan terhadap euro dan yen. Rilis data Departemen Tenaga Kerja AS yang menunjukkan pengurangan klaim pengangguran, dan kenaikan imbal hasil US Treasury mendorong laju kurs dolar AS. Analis mengatakan, penurunan bunga riil mendorong investor euro dan yen untuk menjual mata uang mereka. Pernyataan dua pejabat Federal Reserve agar bank sentral AS tetap bertahan pada rencana menaikkan suku bunga acuan, ikut mempengaruhi sentimen investor untuk mempertahankan dolar.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

(7:04 PM EDT 3/26/2015)

wp mb27

Komoditas

Harga minyak mentah dunia melonjak pagi ini setelah jet tempur Arab Saudi menyerang sasaran pemberontak di Yaman. Memanasnya krisis di negara yang berbatassan langsung dengan Arab Saudi itu menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan pasokan minyak mentah darii Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent di bursa London melaju pesat, namun laju harga minyak mentah ASmelambat terbebani oleh dampak kenaikan pasokan yang meningkat 8,2 juta barel pada pekan yang berakhir hingga 20 Maret. Analis mengatalan, meskipun kurs dolar AS dan sentimen Yaman mendukung kenaikan harga minyak, namun pasar tetap meyakini bahwa surplus minyak akan terus berlangsung.

Mengawali perdagangan di bursa COMEX New York Mercantile Exchange tadi malam, harga emas melaju kencang disulut oleh memanasnya ketegangan di Timur Tengah, setelah Arab Saudi dan sekutunya di Teluk Arab memulai operasi militer di Yaman. Ketidakpastian politik di kawasan tersebut mendorong investor untuk mengalihkan asetnya ke emas sebagai aset safe haven. Namun demikian, apresiasi dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia meredam serbuan investor terhadap emas sehingga mencatatkan penurunan pada akhir perdagangan.

Harga Komoditas di Bursa Berjangka

wp mb27a

Sumber : IPOTNEWS

https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Eropa_dan_AS_Memerah__Asia_Bermanuver_ke_Zona_Hijau&level2=newsandopinion&id=3481089&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VRS8pPysVWI

Equity Update 26 Maret 2015

Market Review

Indeks di bursa Wall Street kembali mengalami pelemahan pada perdagangan semalam, Dow Jones membukukan pelemahan 40 poin (-0,23%) pada level 17.678, S&P 500 melemah 5 poin (-0,24%) pada level 2.056 dan Nasdaq turun 13 poin (-0,27%) pada level 4.863. Bursa Wall Street mengalami pelemahan yang dipengaruhi oleh data manufaktur penjualan rumah yang mengalami penurunan menimbulkan kekhawatiran para analis bahwa pertumbuhan ekonomi mungkin melambat.

Meningkatnya tekanan jual pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena mendapatkan sentimen negatif dari pelemahan bursa global dan juga belum adanya katalis positif bagi pasar membawa indeks bergerak di teritori negatif dan akhirnya ditutup melemah 37 poin (-0,68%) pada level 5.369. Sektor perkebunan dan infrastruktur masing-masing mencatatkan pelemahan 42 poin (-1,89%) dan 15 poin (-1,40%) menjadi penunjang terbesar bagi pelemahan IHSG. Sementara itu indeks LQ45 mengalami pelemahan 7 poin (-0,78%) pada level 932.

Pergerakan indeks diperkirakan fluktuatif akibat meningkatnya tekanan jual yang dipengaruhi oleh sentimen negatif dari pelemahan bursa global. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mixed dengan kecendrungan menguat terbatas, support 5.350 dan resist 5.395. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: LPKR, SCMA, BMRI dan BBCA.

News Highlights

PT Timah (TINS) berencana untuk menyebar portofolio asetnya ke beberapa sektor demi meraih laba tinggi tahun ini. TINS mulai serius menggarap beberapa proyek diversifikasi di luar bisnis produksi timah yaitu bisnis properti, rumah sakit, hingga pembangkit listrik. TINS akan meningkatkan kontribusi dari produk di luar bisnis timah dari sebelumnya 5% menjadi 25% terhadap pendapatan.

PT Surya Semesta Internusa (SSIA) hingga pekan ketiga maret 2015 berhasil menjual lahan industri seluas 5,4 ha atau 9% dari target SSIA tahun ini. Penjualan tersebut berasal dari lahan industri Surya Cipta Swadaya di Karawang, lahan dijual dengan harga rata-rata US$ 155 per m².

PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) mencatatkan peningkatan laba bersih tahun 2014 hingga 398,9% menjadi Rp 840,7 M dibanding tahun 2013 sebesar Rp 168,5 M. TOWR berhasil menekan rugi kurs hingga tercatat sebesar Rp 5,0 M dibandingkan dengan tahun 2013 yang mencapai Rp 887,8 M. Sedangkan pendapatan TOWR tumbuh 28,12% menjadi Rp4,1 T.

PT Sugih Energy (SUGI) melalui anak usahanya, PT Petronusa Bumibakti (Petronusa), mendirikan anak usaha baru bernama Petroselat NC, Ltd. Tujuan pembentukan Petroselat NC untuk dijadikan operator pada wilayah kerja migas blok MNK Selat Panjang, Propinsi Riau yang dalam hal ini akan menandatangani Kontrak Bagi Hasil Produksi migas non konvensional.

PT Pelat Timah Nusantara (NIKL) pada tahun ini mengalokasikan belanja modal/ Capex senilai US$1,1 juta atau sekitar Rp14,3 M. Sumber pendanaannya berasal dari kas internal yang diperoleh dari hasil depresiasi nilai tukar Rupiah. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk mendukung bisnis perseroan pada tahun ini.

Rekomendasi Saham 27 Maret 2015

IHSG (5.369)
Range: 5.350 –5.395

teko27a
—Indeks mengakhiri perdagangan di bawah lower band dan membentuk pola inverted hammer yang merupakan sinyal bullish reversal, stochastic memasuki area oversold dan MACD positif. Target kenaikan indeks pada level 5.395 kemudian 5.415 dengan support di 5.350 dan 5.335.

LPKR (1.275)
Rekomendasi: Sell on Strength

teko27b
—Candle membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal indecision, stochastic overbought dan MACD positif. Target harga jual pada level 1.285-1.295 dengan support di 1.265 dan 1.255.

SCMA (3.325)
Rekomendasi: Spec BUY

teko27c
—Candle membentuk pola piercing line yang merupakan sinyal bullish reversal, stochastic golden cross namun MACD masih negatif. Target kenaikan harga pada level 3.410 kemdian 3.480 dengan support di 3.240, cut loss jika break 3.130.

BMRI (12.050)
Rekomendasi: Spec BUY

teko27d
—Candle tertahan di atas MA20 dan membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal indecision, stochastic di area netral dan MACD masih positif. Target kenaikan harga pada level 12.150 kemudian 12.225 dengan support di 11.950, cut loss jika 11.850.

Market Brief: Global Suram, IHSG Akan Sulit Keluar Dari Tekanan Jual

Ipotnews – Bursa saham Asia pagi ini (26/3) dibuka suram, yang ditandai dengan penurunan tajam indeks saham di bursa Jepang, Australia dan Korea Selatan. Indeks Nillei 225 Jepang yang dibuka melemah 1%, trus melorot menjadi 1,46% ke level 19.457,74 pada pukul 8:45 WIB, tertekan oleh penurunan harga saham emitten teknologi. Pada jam yang sama indeks S&P/ASX 200 Australia meluncur turun 1,32% ke level 5.894,30, tertekan oleh penurunan harga saham emiten perbankan.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih akan berkutat pada upaya untuk keluar dari  pengaruh tekanan aksi jual yang berlangsung kemarin. Analis mengatakan, secara teknikal indeks belum mampu berbalik arah, meskipun belum keluar dari jalur uptrend.Namun penguatan rupiah dan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bisa melebihi 5,5% menurut ADB, dharapkan akan menghembuskan sentimen positif ke pasar.

Indeks diperkirakan akan mengalami tekanan jual akibat sentiment negatif pelemahan bursa global. Indeks harga saham gabungan diprediksi  akan melemah, support 5.375 dan resist 5.425. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ASII [ASII 8,200 50 (+0,6%)], SRIL [SRIL 249 3 (+1,2%)], PTPP [PTPP 3,760 -70 (-1,8%)] dan UNVR [UNVR 38,825 -75 (-0,2%)].

Amerika Serikat dan Eropa

Bursa saham Wall Street ditutup melemah pagi tadi, melanjutkan pelemahan sehari sebelumnya. Analis mengatakan, investor mencemaskan rilis data perdagangan barang tahan lama yang memperlihatkan penurunan, dan mengaitkannya dengan penguatan nilai tukar dolar AS selama beberapa waktu lalu. Investor juga mengkhawatirkan harga saham emiten teknologi dan biotek yang dinilai sudah terlalu tinggi, sementara penguatan nilai dolar dikhawatirkan akan menurunkan laba emiten.

Nasdaq Composite terhempas 2,37% (-118,21 poin), meninggalkan level 5.000 ke 4.876,52.
Dow Jones Industrial Average terjungkal 1,62% (-292,60 poin), ke level 17.718,54.
S&P 500 amblas 1,46% (-30,45 poin) menjadi 2.061,05.

Harga ETF saham Indonesia di Wall Street melorot 2,62% (-0,72 poin) menjadi US$26,79.

Pergerakan indeks saham utama Eropa semalam juga berakhir di zona merah, meskipun data sentimen bisnis Jerman memperlihatkan perbaikan yang signifikan, naik menjadi 107,9 pada Maret ini dibanding bulan lalu yang hanya mencapai 106,8. Investor mengkhawatirkan kelanjutan perundingan utang Yunani, menyikapi surat Bank Sentral Eropa yang mendesak perbankan untuk tidak meningkatkan eksposur mereka terhadap surat utang Yunani agar tidak membahayakan keuangan bank.

DAX 30 Franfurt meluncur turun 1,17% ke level 11.865,32.
CAC 40 Paris anjlok 1,32%, terhempas ke level 5.020,99.
FTSE 100 London, turun 0,41%, ke level 6.990,97

Nilai Tukar Dolar AS

Transaksi mata uang dolar AS di pasar spot AS pagi tadi, berakhir dengan kurs bervariasi terhadap mata uang utama lainnya. Nilai tukar dolar AS tertekan oleh data Departemen Perdagangan AS yang melaporkan pesanan baru untuk barang-barang tahan lama hasil produksi sepanjang Februari turun US$3,2 miliar atau 1,4 persen, menjadi US$231,3 miliar. Angka tersebut jauh di bawah konsensus pasar untuk kenaikan moderat sebesar 0,7 persen. Di sisi lain membaiknya data inflasi dan penjualan rumah memberi optimisme pemulihan ekonomi AS sehingga menahan dolar dari kejatuhan. Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,26 persen menjadi 96,941 pada akhir perdagangan.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

(7:32 PM EDT 3/25/2015)

wp mb26

 

 

 

 

 

 

 

Komoditas

Harga minyak mentah dunia cenderung menguat pagi tadi, menyusul gejolak pemberontakan di Yaman. Penguatan harga minyak juga didukung oleh pelemahan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama  dunia. Namun laju harga minyak WTI AS masih terganjal oleh rilis data stok minyak mentah AS yang melonjak 8,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 20 Maret lalu. Persediaan minyak di pusat referensi kontrak WTI di Cushing, Oklahoma, membengkak hampir dua juta, atau 3,5 persen, menjadi 56,3 juta barel.

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pagi tadi, didukung pelemahan nilai tukar dollar AS di tengah penurunan pasar saham Amerika Serikat. Penurunan indeks dolar yang mengukur nilai dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, membuat emas berjangka yang dihargakan dalam mata uang dolar jadi lebih murah bagi investor. Emas juga mendapat dukungan dari melemahnya data sektor manufaktur AS.

Harga Komoditas di Bursa Berjangka

wp mb26a

 

 

 

 

 

 

Sumber : IPOTNEWS

https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Brief__Global_Suram__IHSG_Akan_Sulit_Keluar_Dari_Tekanan_Jual&level2=newsandopinion&id=3477730&img=level1_topnews_1&urlImage=#.VRNrQvysVWI

Equity Update 26 Maret 2015

Market Review

Indeks di bursa Wall Street kembali mengalami pelemahan pada perdagangan semalam, Dow Jones membukukan pelemahan 293 poin (-1,62%) pada level 17.719, S&P 500 melemah 30 poin (-1,46%) pada level 2.061 dan Nasdaq turun 118 poin (-2,37%) pada level 4.877. Bursa Wall Street mengalami pelemahan yang dipengaruhi oleh penurunan saham-saham teknologi dan bioteknologi yang disebabkan oleh kekhawatiran analis atas terlalu tingginya peningkatan harga saham-saham tersebut. Sedangkan dari data ekonomi Amerika Serikat, terjadi penurunan 1,4% atas pesanan barang tahan lama pada bulan Februari 2015.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan akibat meningkatnya tekanan jual yang disebabkan oleh sentimen negatif pelemahan bursa global dan juga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rp12.985 per dolar AS. Indeks ditutup melemah 42 poin (-0,77%) pada level 5.405. Sektor industri dasar dan perkebunan masing-masing mencatatkan pelemahan 13 poin (-2,66%) dan 59 poin (-2,58%) menjadi penunjang terbesar bagi pelemahan IHSG. Sementara itu indeks LQ45 mengalami pelemahan 8 poin (-0,89%) pada level 939.

Indeks diperkirakan akan mengalami tekanan jual akibat sentiment negatif pelemahan bursa global. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melemah, support 5.375 dan resist 5.425. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ASII, SRILL, PTPP dan UNVR.

News Highlights

PT Lippo Karawaci (LPKR) berencana membangun kawasan kota resor Monaco Bay di Manado, Sulawesi Utara. Tower kondominium pertama bahkan direncanakan di grand preview pada Mei 2015 mendatang. Tower kondominium ini akan dibangun setinggi 40 lantai. Pembangunannya termasuk ke dalam fase satu pembangunan yang berada di atas lahan seluas 2,2 ha dengan menghabiskan biaya Rp 6 T. Nantinya akan terdiri dari 3 tower apartemen, mall, sekolah, hotel dan convention hall.

PT Berau Coal Energy (BRAU) bersiap membayar dua surat utang (notes) yang jatuh tempo pada tahun ini dan tahun 2017. BRAU menyiapkan US$ 118,75 Jt untuk tahap awal pembayaran dua surat utangnya senilai US$ 950 Jt. BRAU akan menggunakan beberapa skema untuk membayar utang, salah satunya menerbitkan rights issue. Aksi korporasi tersebut dilakukan induk usahanya, ARMS yang tercatat di Bursa London.

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mulai mengoperasikan sebagian serat optik yang dibangun di rute Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS), sejak awal Maret 2015, guna mempercepat pelayanan data komunikasi internet. pengoperasian serat optik SMPCS itu diharapkan dapat memberikan pelayanan data yang lebih cepat dan murah kepada konsumen di Papua sekitarnya.

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 28% pada tahun 2015. Pencapaian kredit pada tahun lalu melebih target bisnis perseroan yang ditetapkan sebesar Rp4,22 T atau mencapai target sebesar 111,21%.

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan mengembangkan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi di wilayah Kota Pekanbaru untuk mendukung upaya konversi energi di seluruh Indonesia. Hal ini direalisasikan dengan penandatanganan nota kesepahaman PGN dengan Pemerintah Kota Pekanbaru pada tanggal 25 maret 2015.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.088 pengikut lainnya.