Equity Update 4 Desember 2015

Market Review

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup melemah signifikan, Dow Jones melemah 252 poin (-1,42%) pada level 17.478, S&P turun 30 poin (-1,66%) pada level 2.050 dan Nasdaq mengalami pelemahan 85 poin (-1,42%) pada level 5.038. Saham-saham Wall Street mengakhiri perdagangan dengan mengalami pelemahan mengikuti pelemahan pada pasar ekuitas global. Pelemahan ini terjadi ditengah aksi tunggu oleh pelaku pasar mengenai data nonfarm payroll AS yang akan di rilis hari ini. Aksi tunggu tersebut disebabkan oleh kekhawatiran kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga ditengah ekonomi yang masih lemah. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup melemah signifikan, DAX melemah 401 poin (-3,58%) pada level 10.789, sementara FTSE mengalami pelemahan sebesar 146 poin (+2,27%) pada level 6.275. Pelemahan pada mayoritas bursa saham eropa menjadi pelemahan terburuk dalam tiga bulan terakhir. Pelemahan ini merespon stimulus yang diberikan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) jauh di bawah ekspektasi pasar. Salah satu stimulus yang dikeluarkan ECB adalah penuruna suku bunga menjadi -0,3% dari yang sebelumnya -0,2%.

Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori negatif. Sentiment negatif dari pelemahan pada mayoritas bursa saham global langsung direspon oleh pelaku pasar. Pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (di tutup di level Rp13.845 per USD) turut menekan pergerakan IHSG. Aksi jual yang kembali dilakukan oleh investor asing juga memberikan IHSG pada perdagangan kemarin. IHSG akhirnya ditutup melemah tipis sebesar 8 poin (-0,19%) pada level 4.537. Investor asing mencatatkan jual bersih (foreign net sell) sebesar 395,3M di pasar regular dan negosiasi. Sektor pertambangan dan pertanian yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 12 poin (-1,43%) dan 14 poin (-0,87%) menjadi pemberat utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

equity4

Seiring pelemahan signifikan pada bursa saham gobal, pelemahan yang terjadi pada IHSG disertai kembali derasnya arus keluar dana asing kemarin serta pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap USD membuat IHSG berpotensi untuk bergerak melanjutkan pelemahan. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.470 dan resistance 4.560. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: EXCL(Buy), UNVR(Spec Buy), TLKM(SoS) dan SOCI(SoS).

                                                                               

News Highlights

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan meluncurkan satelit milik sendiri dengan investasi sebesar USD220 juta, dari negara Republik Guyana pada Juni tahun depan. Satelit tersebut dibuat oleh SS Laurel di San Fransisco Amerika Serikat dan roket peluncur dibeli dari perusahaan asal Perancis yakni Ariane Space.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah memulai persiapan fisik pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) di Palembang, Sumatra Selatan, berupa pengecekan spesifikasi tiang pancang dan kedalaman pemancangan yang ideal. Konstruksi fisik proyek tersebut sudah dapat dimulai Januari 2016. Waskita tengah menyusun spesifikasi teknik dan anggaran biaya konstruksi untuk proyek tersebut. Sementara studi kelayakan, penentuan trase, pembebasan lahan, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), dan detail desain sudah diselesaikan. Skema anggaran biaya masih dirundingkan dengan Kementerian Perhubungan. Perseroan sebelumnya mengestimasikan biaya proyek tersebut adalah sekitar Rp7T. Waskita Karya akan bertindak sebagai kontraktor pelaksana atas proyek tersebut. Penandatanganan kontrak sudah dapat dilakukan pada bulan ini, atau selambat-lambatnya akhir Januari 2016. Pendadaan proyek di tahun 2016 akan dibiayai oleh Waskita Karya.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih berpeluang mencapai target marketing sales tahun ini sebesar Rp 7,5T, meskipun penjualan hingga kuartal III-2015 menurun. Optimisme ini didorong oleh masih aktifnya ekspansi perseroan, antara lain ekspansi wet market pada bulan ini. BSDE berencana meluncurkan wet market tahap 2 di BSD City pada 6 Desember 2015. Pasar tersebut akan berdiri di atas area seluas 2,6 ha yang terdiri atas 539 unit kios, 30 unit loket dan 52 unit ruko. BSDE akan meluncurkan dua produk baru dalam waktu dekat yakni kawasan mixed-use The Element Condominium di superblok Rasuna Epicentrum, Kuningan, senilai Rp2 triliun, serta Grand Wisata Festive Garden.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah merealisasikan pembelian kembali (buyback) saham sekitar 66,06 juta lembar, setara 65,19% dari target 101,333 juta lembar saham. Adapun harga rata-rata pembelian kembali saham BUMN batubara ini sebesar Rp6.079,711 per saham. Untuk merealisasikan buyback saham tersebut, Bukit Asam menganggarkan dana sekitar Rp650 miliar. Dana tersebut berasal dari kas internal perusahaan.

PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) menargetkan bisa melakukan ekspor sebesar 20% dari total produksi pada tahun depan. Menyusul meningkatnya permintaan kemasan dari luar negeri. Besarnya permintaan pasar produk kemasan dari luar negeri menyebabkan perusahaan harus meningkatkan kapasitas produksi. Hingga saat ini output dari produk kita untuk karton mencapai 4500 ton per bulan dan untuk dupleks hamper 3000 ton per bulan. Pada tahun depan kita targetkan bisa memproduksi mencapai 48.000 ton. Dengan kapasitas seperti ini kita bisa ekspor mencapai 20% pada tahun depan.

PT Bank Panin Syariah Tbk (PNBS) menargetkan penyaluran Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) PaS iB yang diluncurkan sejak April 2015 mencapai Rp100M hingga akhir tahun ini “Untuk PPR PaS iBI kami lakukan dengan sangat hati-hati dan kami bangun dengan baik. Target akhir tahun capai Rp100M menyasar sektor masyarakat menengah.

PT Mahaka Radio Integra berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan melepas saham sebanyak-banyaknya 171.367.500 saham, atau sebesar 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. IPO yang dijalankan Mahaka Radio Integra dengan menawarkan harga di kisaran Rp750-Rp1.100 per saham. Alhasil dana segar yang bisa diraih perseroan sebesar Rp128,52-Rp188,50M. sebanyak 60% untuk pengembangan usaha atau investasi baru perseroan ke depannya, dan sisanya 40% akan digunakan untuk pembayaran atas seluruh utang Entitas Anak kepada Bank UOB Indonesia. Adapun masa penawaran awal (book building) sehubungan dengan IPO ini mulai tanggal 3 Desember 2015. Perkiraaan masa penawaran umum tanggal 17-18 Desember 2015. Sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di rencanakan pada 28 Desember 2015.

 

———————————–
ipotindonesia , ipotplan , ipotfund

 

DISCLAIMER: This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness.  Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendation contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.  PT. Indo Premier Securities or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein to make markets, or have positions in the securities recommended herein. PT. Indo Premier Securities or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s