Market Review
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup menguat 14 poin atau 0,11 % pada 12,922 terutama atas data tenaga kerja Amerika yang memuaskan. Rekrutmen bulan Februari 2012 menambah lapangan kerja Non Farm Payrolls sebesar 227ribu unit, lebih tinggi dari estimasi konsensus 206ribu unit, sedangkan Non Farm Private Payrolls pada 233ribu unit vs. estimasi konsensus 220ribu unit, sementara tingkat pengangguran bulan Februari dipertahankan dari bulan sebelumnya pada 8,3% YoY sesuai dengan estimasi konsensus. Dari Eropa, partisipasi restrukturisasi obligasi negara Yunani dari investor swasta mencapai 95,8% dan Yunani dinyatakan berhak untuk menerima dana talangan kedua sebesar USD172miliar. Dilain pihak, proses restrukturisasi utang negara Yunani dengan menggunakan Collective Action Clause telah memicu panitia penentuan dari ISDA untuk menyatakan bahwa telah terjadi Credit Event atau Default yang salah satunya juga dipicu oleh perubahan jangka waktu jatuh tempo, jumlah nominal utang, dan kupon obligasi negara Yunani. Dengan demikian pemegang derivative CDS negara Yunani berhak atas pembayaran atas terjadinya Credit Event ini yang akan ditentukan dalam lelang tanggal 19 Maret mendatang. CDS negara Yunani yang beredar sekarang sejumlah USD3,2 miliar. Baik pasar saham Amerika dan Eropa tidak terlalu memperhitungkan rilis berita dari ISDA ini dan lebih fokus kepada rilis data ekonomi Amerika dan bahwa Yunani akan menerima dana talangan kedua. Demikian juga pasar komoditas dunia yang rata-rata ditutup meningkat pada perdagangan Jum’at minggu lalu.
IHSG hari ini kami perkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Disarankan transaksi jangka pendek dan realisasi keuntungan saat memungkinkan. Saham pilihan ASII, UNVR, INDF, INTP, PGAS, JSMR.
Ringkasan Berita & Komentar
ESSA menyiapkan pembangunan pabrik amoniak senilai US$ 700 juta dan ditargetkan beroperasi komersial pada tahun 2015. Perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp 2,25 triliun-Rp 2,7 triliun dan laba bersih ditarget mencapai Rp 720 miliar, setelah pabrik beroperasi secara komersial. Tahun ini perseroan menargetkan laba bersih sekitar Rp 92 miliar, tumbuh 15% vs Rp 80 miliar pada 2011.
SMSM menganggarkan belanja modal sebesar Rp 100 miliar yang sebagian besar akan dialokasikan untuk menambah mesin produksi (mold&dice), debottlenecking dan peremajaan mesin. Saat ini, SMSM tengah memproses pendaftaran merek Sakura di sembilan negara baru dan mengincar Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait. Dengan ekspansi ini, perseroan optimistis kontribusi ekspor bisa naik 10%-15% dari kontribusi tahun 2011.
ADHI akan menaikkan nilai obligasi menjadi Rp1,5 triliun dari rencana semula Rp1 triliun. Obligasi ini rencananya diterbitkan paling lambat Juli 2012. Dana hasil obligasi akan digunakan untuk membayar utang jatuh tempo (Rp500 miliar), dan ekspansi usaha (Rp1 triliun).
ASRI rilis kinerja tahun buku 2011 dengan pendapatan Rp1,38 triliun naik 74% dari tahun 2010 Rp790 miliar, dan dengan laba kotor Rp814 miliar, naik 100% dari tahun 2010 Rp406 miliar. Marjin laba kotor tahun 2011 berada pada 58% vs. 51% tahun 2010. Laba usaha tahun 2011 naik 108% menjadi Rp692miliar dibandingkan tahun 2010 pada Rp333,36 miliar yang menghasilkan marjin laba operasi tahun 2011 pada 50%vs. 42% tahun 2010. Sementara itu laba sebelum pajak tahun 2011 berada pada tingkatan Rp671 miliar, naik 103% dibandingkan tahun 2010 Rp330 miliar. Profitabilitas yang meningkat ini menghasilkan pertumbuhan laba bersih ASRI tahun 2011 menjadi Rp601 miliar, naik 206% dibandingkan tahun 2010 Rp290 miliar.
BYAN akan menjaminkan aset Perseroan sebagai aguanan pinjaman sindikasi dari sejumlah bank sebesar USD700 juta. Hal ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham pada RUPSLB pada 26 Maret mendatang. Pinjaman ini untuk capex dan modal kerja pengembangan bisnis ke India.
Komentar: BYAN diperdagangkan pada valuasi 21,9x PE 2013 konsensus, jauh lebih mahal dibandingkan ITMG 9,1x PE 2013 konsensus dan HRUM 9,3x PE 2013 konsensus.
TINS akan melakukan pergantian susunan direksi. Karena sudah habis masa jabatannya, Direktur Utama dan Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia akan mengalami pergantian. Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya mengatakan, dari Bisnis Indonesia, Sukrisno (eks Dirut PTBA) akan menjadi Direktur Utama TINS.
Asosiasi Nikel Indonesia mengusulkan Pemerintah untuk menunda pemberlakukan Permen ESDM No.7/2012 yang melarang penjualan bijih mineral (raw material atau ore) ke luar negeri paling lambat 3 bulan setelah penerbitan atau tanggal 6 Mei tahun ini. Dirjen Minerba Kementrian ESDM Thamrin Sihite kemudian mengungkapkan konteks 3 bulan tersebut adalah kewajiban IUP Produksi untuk menyerahkan proposal rencana produksi jangka panjang dan rencana peningkatan nilai tambah mineral.
Komentar: Permen ESDM No. 7/2012 merupakan kelanjutan dari UU No.4/2009 tentang Minerba yang yang mengatur peningkatan nilai tambah produk mineral selambat-lambatnya tahun 2014.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memangkas bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum dan bank perkreditan rakyat sebesar 50 bps menjadi 5,5% dan 8%. Bunga penjaminan simpanan valas juga diturunkan 25 bps menjadi 1%. Ketentuan bunga yang baru akan berlaku mulai 15 Maret hingga 14 Mei 2012.