[Today's Joke]…

[Today's Joke] :
Seorang pria ditilang oleh pak polisi :
“Apa salah saya Pak? Saya pake helm, pake jaket, punya SIM, STNK bawa, kenapa saya di tilang ?”
Polisi menjawab dengan enteng :
“Sebel aja gw liat lo… muter2 pake jaket dan pake helm tapi nggak pake motor”

BONDS UPDATE 20120330

Pemerintah lelang empat seri SUN Selasa depan

Mandala Finance akan rilis obligasi berkelanjutan Rp 1,5 triliun

SAN Finance luncurkan dua seri MTN dengan kupon 8,35%

EQUITY UPDATE 20120330

MARKET REVIEW

Dow Jones kemarin ditutup naik 19 poin atau 0,15% pada 13.145 terutama atas aksi beli kembali saham blue chips pada akhir sesi, setelah indeks DJIA berada pada teritori merah sejak awal pembukaan sesi. Indeks DJIA dibuka pada teritori merah atas aksi ambil untung umum dan atas rils data klaim tenaga kerja mingguan pada tingkatan terendah dalam empat tahun terakhir, namun sedikit lebih tinggi dari estimasi. Pasar saham Eropa kemarin ditutup melemah signifikan atas aksi ambil untung dan rilis berita dari Standard & Poor’s yang mengatakan bahwa Yunani kemungkinan harus kembali merestrukturisasi hutangnya. Demikian juga pasar komoditas utama kemarin melemah. Minyak dunia ditutup turun 2,5% lebih rendah dari hari sebelumnya pada USD102,78/barel masih atas perkembangan berita mengenai rilis cadangan emerjensi Amerika dan Perancis. Harga nikel dunia kemarin ditutup melemah untuk tujuh hari berturut, masih atas kekhawatiran pelemahan ekonomi global yang dipicu oleh pelemahan ekonomi Cina sebagai konsumen utama nikel dunia. Pasar saham Asia dibuka pada teritori merah pagi ini atas tema yang sama. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan rawan ambil untung. Disarankan untuk transaksi jangka pendek dan realisasi keuntungan pada kesempatan pertama. Saham pilihan IMAS, UNVR, MAPI, JSMR, INTP.

RINGKASAN BERITA & KOMENTAR 

EXCL menargetkan pendapatan layanan data bisa berkontribusi hingga 20% terhadap total pendapatan tahun 2012 vs. 15% tahun 2011. EXCL menargetkan pendapatan tumbuh 7-9% tahun 2012. Hingga akhir tahun 2011, EXCL menyatakan jumlah pelanggan data mencapai 25,5 juta dari total 46,4 juta pelanggan. Tahun 2012, EXCL mencanangkan jumlah pelanggan mencapai 50 juta hingga 51 juta, atau tumubh 7%-10%. (Kontan)

EXCL berencana untuk membangun 6.000 BTS tahun 2012, yang akan dibagi menjadi 4.000 BTS 3G dan 2.000 BTS 2G. Hingga akhir 2011, EXCL telah memiliki 28.273 BTS. (Kontan)

TRAM rilis kinerja 2011 dengan pendapatan Rp554,25 miliar, naik 36% YoY, dengan laba kotor naik 22% YoY menjadi Rp251,76 miliar. Marjin laba kotor tahun 2011 turun menjadi 45% vs. 50% tahun 2010. Pendapatan usaha naik menjadi 21% YoY menjadi Rp194,27 miliar menghasilkan marjin laba usaha pada 35% vs. 39% tahun 2010. Laba bersih tahun 2011 naik 11% YoY menjadi Rp118,58 miliar, menghasilkan marjin laba bersih tahun 2011 pada 21% vs. 26% tahun 2010. (Kontan)
ACES rilis kinerja 2011 dengan pendapatan Rp2,4 triliun atau naik 49% YoY dengan laba kotor tahun 2011 meningkat menjadi Rp1,14 triliun atau naik 60% YoY menghasilkan marjin laba kotor tahun 2011 pada 47% vs. 43% tahun 2010. Laba sebelum pajak tahun 2011 naik 68% YoY menjadi Rp370,86 miliar menghasilkan marjin laba sebelum pajak tahun 2011 pada 15% vs. 12% tahun 2010. Laba bersih tahun 2011 naik 66% YoY menjadi Rp285,12 miliar. (Kontan).
Bayan Resources (BYAN) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 270% menjadi Rp 2.088 miliar pada tahun 2011, didorong oleh peningkatan penjualan sebesar 51%. (Investor Daily) Intraco Penta (INTA) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 41% menjadi Rp 120 miliar pada tahun 2011, didorong oleh peningkatan penjualan sebesar 61%. Laba bersih per saham (eps) 2011 adalah Rp 62,- yang merefleksikan PE2011 aktual sebesar 15,2x. (Investor Daily)
ABM Investama (ABMM) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 224% menjadi Rp 413 miliar pada tahun 2011, didorong oleh peningkatan penjualan sebesar 48%. Laba bersih per saham (eps) 2011 adalah Rp 176,- yang merefleksikan PE2011 aktual sebesar 22,0x. Margin laba usaha 2011 vs 2010 adalah 10% vs 7%. Segmen kontraktor pertambangan tahun lalu mencetak pendapatan sebesar Rp2,95tn (44%) dengan target pertumbuhan tahun 2012 sebesar 20-25%. Melalui Cipta Kridatama, ABMM mendapatkan kontrak jasa pertambangan senilai USD300juta. (Investor Daily)
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan realisasi investasi pada 1Q12 bisa mencapai 20% dari target atau setara Rp 56,7 triliun, lebih tinggi dari Rp 53,6 triliun pada 1Q11. Investasi itu mengalir di sektor manufaktur, infrastruktur, dan jasa. (Kontan)
Partai Golkar secara resmi menyatakan penolakannya atas rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi pada April mendatang. Sebelumnya, PDI-P, Gerindra, dan Hanura telah secara tegas menolak kenaikan harga BBM. PKS secara implisit juga menolak rencana ini. Keputusan akhir mengenai penyesuaian harga BBM akan diputuskan hari ini pada sidang paripurna DPR. (Detik)
Komentar: Golkar, PDI-P, Gerindra, Hanura, dan PKS menguasai 53,57% suara di DPR, sehingga voting hari ini akan menghasilkan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Kami melihat potensi pengaruh keputusan ini terhadap beberapa indikator makro sebagai berikut :

1) Inflasi. Tanpa kenaikan harga BBM dan tarif listrik, inflasi dapat berada di bawah 5%.

2) Belanja pemerintah. Untuk mempertahankan defisit anggaran di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB), pemerintah harus mengurangi belanja nonsubsidi. Ini mengebiri kemampuan pemerintah untuk secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi dengan belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal.

3) Pertumbuhan ekonomi. Efek positif pembatalan kenaikan harga BBM terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kanal konsumsi tampak lebih besar dibanding dampak negatifnya yang berasal dari belanja pemerintah. Porsi konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah terhadap PDB pada 2011 adalah 55% dan 9%. Dua komponen ini berkontribusi 2,7 ppts dan 0,3 ppts terhadap pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang sebesar 6,5%.

4) Rating utang pemerintah. Pembatalan kenaikan harga BBM berpengaruh negatif terhadap kondisi fiskal, padahal kondisi fiskal Indonesia yang bagus selama beberapa tahun terakhir adalah salah satu faktor positif
yang mendukung kenaikan rating. Sirkus politik terkait kebijakan BBM ini juga membuktikan bahwa ketidakpastian politik di Indonesia masih tinggi dan ini juga menjadi faktor negatif bagi rating.

5) Rupiah. Dampak terhadap rupiah bisa negatif, tapi bisa juga positif. Pengaruh buruk ke kesehatan fiskal dan rating bisa mengurangi selera investor asing untuk berinvestasi di surat berharga negara (SBN), sehingga dapat memangkas arus modal masuk di instrumen ini. Di sisi lain, inflasi yang rendah dan ekspektasi penurunan suku bunga meningkatkan daya tarik surat utang berbasis rupiah karena potensi kenaikan harganya (penurunan imbal hasilnya). Sebelumnya, rencana kenaikan harga BBM telah menggerus minat asing untuk berinvestasi di SBN sehingga mengganggu nilai tukar.

6) Suku bunga. Meski inflasi yang rendah memberi ruang untuk penurunan BI rate, bank sentral akan lebih berhati-hati untuk melakukannya. Prospek ekonomi global tampak lebih baik dibanding perkiraan beberapa bulan lalu sehingga mengurangi urgensi penurunan bunga untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Potensi tekanan terhadap rupiah (dan cadangan devisa) serta potensi inflasi akibat kenaikan harga minyak dunia juga bisa menghambat penurunan suku bunga.

Tech_Corner 30 Maret 2012

IHSG (4.105)
Ekspektasi Range : 4.085-4.132


—IHSG hari ini diperkirakan bergerak kembali mixed namun dengan kecenderungan masih dapat menguat. Harga masih bergerak dalam uptrend channel dengan target price di resisten 4.132 yang sudah mencangkup tutup gap 14 Agustus 2011 di 4.122. Indikator stochastic, RSI dan MACD masih dalam arah positif. Support di level 4.090, 4.075. Resisten di 4.125, 4.135.

ADHI (760)
Rekomendasi : Spec Buy


—Harga berhasil breakout fractal trend sideways dan ditutup diatas 750. Indicator stochastic, RSI uptrend dan MACD berpotensi golden cross dengan volume yang beranjak solid;
—Spec Beli di area 750, stop jika break dibawah 720 dan target di 810.

LCGP (125)
Rekomendasi : BUY


—Harga reversal setelah menyentuh support EMA50 di 112 hingga break EMA20. Volume meningkat sehingga rally yang terjadi diharapkan sehat. Peluang menguat masih terbuka dengan target 135-138. Support 122 stop loss jika closing di bawah 120.

COWL (285)
Rekomendasi: BUY


—Harga break EMA200 weekly di 275, dengan intraday tertinggi 295. Kenaikan harga tertahan pada strong resist trend line 295. Jika mampu break strong resist tersebut maka selanjutnya menguji 315 kemudian 340. Target long term 400 – 475. Support 275 stop loss jika break dan closing di bawah 260.

Bonds Update 29 Maret 2012

Harga belum terpengaruh kebijakan BBM, BI prediksi inflasi Maret 0,08%

Agung Podomoro dan Mitra Adiperkasa kaji emisi obligasi

Rating obligasi Jakarta Propertindo dan SAN Finance tak berubah

EQUITY UPDATE 29 MARET 2012

Market Review

Dow Jones kemarin ditutup turun 71 poin atau 0,54% pada 13.126 terutama atas rilis data pemesanan barang tahan lama untuk bulan Februari 2012 yang naik pada 2,2% YoY dibawah estimasi konsensus yang memperkirakan kenaikan 2,8% YoY. Rilis data ini kembali membuat investor waspada akan proses pemulihan ekonomi Amerika. Selain itu pasar saham Amerika kemarin turun didominasi oleh pelemahan saham emiten berbasis enerji atas harga minyak dunia yang kemarin turun signifikan. Harga WTI kemarin ditutup pada USD105,41/barel, 1,79% lebih rendah dari hari sebelumnya terutama atas spekulasi bahwa negara barat akan merilis cadangan emerjensi minyak mereka untuk memperbaiki pasokan. Harga WTI kemarin juga dipengaruhi oleh rilis data persediaan minyak yang meningkat sebesar 7,1 juta barel minggu lalu, kenaikan tertinggi sejak Juli 2010. Mengenai spekulasi ini Gedung Putih menanggapi belum ada keputusan yang diambil namun rilis cadangan minyak emerjensi menjadi salah satu pilihan. Sementara Perancis akan memutuskan sesudah tersedia data persediaan terakhir dari International Energy Agency (IEA). Pasar saham Eropa kemarin ditutup melemah, begitu juga dengan pasar saham Asia pagi ini, kebanyakan dibuka pada teritori merah.

IHSG hari ini kami perkirakan bergerak melemah. Disarankan untuk transaksi jangka pendek dan realisasi keuntungan pada kesempatan pertama. Saham pilihan UNVR, ITMG, JSMR, SMCB, BWPT.

Ringkasan Berita & Komentar

EXCL meraih pendanaan baru Rp 3 triliun dari Bank BCA untuk menyokong belanja modal dan membiayai kembali alias refinancing). EXCL setidaknya menanggung dua utang yang jatuh tempo di tahun ini. Pertama, EXCL memiliki utang obligasi Excelcom II senilai Rp 1,5 triliun yang jatuh tempo pada April ini. Kedua, EXCL harus melunasi utang kepada Exportkreditnamnden (EKN). EXCL menanggung dua fasilitas pinjaman yang berasal dari EKN, masingmasing senilai US$ 213,95 juta dan US$ 123,58 juta. EXCL juga akan memakai fasilitas pinjaman dari Bank BCA ini untuk membiayai belanja modal atau capital expenditure (capex) di tahun ini.(Kontan)

XL Axiata (EXCL) menargetkan tahun ini mampu meningkatkan pengguna aktif layanan data setiap harinya dari 7 juta menjadi 14 juta. Direktur Service Management XL menjelaskan tahun ini XL akan fokus menggarap layanan data (kontribusi terhadap revenue 15%). Penggunaan layanan data tumbuh 43% pada 2010 dan 300% pada 2011. Capex XL tahun ini adalah sebesar Rp7-8triliun, dimana 60% akan digunakan untuk memperkuat layanan data. BTS yg akan dibangun adalah 6.000 (4.000 menggunakan teknologi 3G). (Investor Daily).

BIPI tunda penyelesaian akuisisi PT Astrindo Mahakarya Indonesia (AMI) dari jadwal yang ditetapkan pada Maret 2012. BIPI telah melakukan perjanjian pengikatan jual beli untuk akuisisi AMI senilai USD600 juta pada Desember 2011, dan dalam perjanjian itu penyelesaian transaksi pada bulan ini. Dengan jadwal baru, penyelesaian proses akuisisi diperkirakan rampung pada Agustus 2012 mendatang. (Kontan)

MAPI akan memutuskan sumber dana refinancing pada Juni 2012.  MAPI memiliki utang obligasi sebesar Rp364 miliar yang diterbitkan pada tahun 2009, dan Rp300 miliar akan jatuh tempo pada Desember 2012. Opsi refinancing yang sedang dikaji adalah menerbitkan obligasi baru dan mencairkan fasilitas pinjaman dari perbankan. (Kontan)

WIKA mencatatkan penjualan tahun 2011 sebesar Rp7,741 triliun atau naik 28,54% dibandingkan dengan periode sama 2010 sebesar Rp6,022 triliun. Peningkatan pendapatan menghasilkan kenaikan laba bersih yang tumbuh 25,6% menjadi Rp390,94 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp311, 24 miliar. Sementara laba usaha tahun 2011 meningkat 36,87% dari tahun sebelumnya menjadi Rp653,74 miliar. Pencapaian kinerja 2011 ditopang oleh proyek kerja sama operasi (KSO) Rp101,52 miliar atau naik 152,8% dibandingkan dengan periode sama sebelumnya Rp40,15 miliar. (Neraca)

BRI memberikan dividend 3.02t atau 20% dari total laba bersih mereka (15.08t), sedangkan 75% laba bersih akan digunakan untuk expansi di tahun 2012. Pertumbuhan laba kredit diproyeksikan di angka 20%. (Bisnis Indonesia) Hasil tahun 2011 untuk bank mega kurang memuaskan. 12% kenaikan di laba bersih, NPL naik 0.1%, ROE dan ROA turun 1%, NIM naik 12% dan LDR juga naik 12.5%. (Bisnis Indonesia)

Menurut Gubernur BI Darmin Nasution, spekulasi bahwa harga barang telah meningkat sebelum harga BBM naik belum tercermin pada angka inflasi, paling tidak hingga minggu ketiga Maret ini. BI memprediksi inflasi bulan ini sebesar 0,08% MoM. Kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 1.500 per liter diperkirakan akan menambah inflasi sebesar 2,43 ppts, sehingga inflasi 2012 akan berada di kisaran 6,75% hingga 6,8%. (Bloomberg, Kontan)

Pemerintah dan Badan Anggaran DPR menyepakati belanja pegawai dan belanja barang dalam APBN-P 2012 sebesar Rp 212,24 triliun dan Rp 186,55 triliun, lebih rendah dari alokasi awal pada APBN sebesar Rp 215,86 triliun dan Rp 188 triliun. Sedangkan, alokasi belanja modal ditingkatkan sekitar 11%

menjadi Rp 168,87 triliun. (Kontan)

Bank Indonesia mengumumkan penjelasan tentang pelaksanaan basel III yang rencananya akan diimplementasikan pada Januari 2013 ke seluruh bank di Indonesia. Aturan modal minimum (CAR) menjadi 10.5% naik dari 8% (10.5% ini terdiri dari 6% komponen tier 1 capital, 2% tier 2 capital, dan 2.5% adalah capital conservation buffer). Tier 1 naik dari 4% ke 6% dan capital conservation buffer sebesar 2.5% hanya boleh diisi oleh modal dari Tier 1. Penggunaan tier 3 capital sekarang juga sudah tidak diberlakukan di basel III. (Investor Daily)

TECH CORNER 20120329

IHSG (4.091)
Ekspektasi Range : 4.075-4.125

 

 

 

 

 

 

 

 

—IHSG hari ini diperkirakan  bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Harga bergerak dalam uptrend channel dengan target price di resisten 4.125 yang juga merupakan target tutup gap 14 Agustus 2011. Indikator stochastic, RSI dan MACD masih dalam arah positif. Support di level 4.080, 4.075. Resisten di 4.100, 4.125.

BRPT  (830)
Rekomendasi : Sell On Strength

 

 

 

 

 

 

 

 

—Volume masih tinggi dan harga menguat namun stochastic masuk overbought dan di atas upper band terlalu jauh sehingga rawan koreksi. Target kenaikan 900 sekaligus resist trend line.  Support  800 stop loss  jika closing di bawah 770.

MLPL  (139)
Rekomendasi: Spec  Buy

 

 

 

 

 

 

 

 

—Harga mulai naik sehingga break resist EMA20 dan mendekati resist EMA50 di 143. Triger untuk buy jika mampu break resist 143. MACD mendekati break center line, stochastic netral. Target 145-147 sementara support 137.
Stop loss jika break dan closing di bawah 136.

GZCO  (380)
Rekomendasi: Sell On Strength

 

 

 

 

 

 

 

 

—Harga naik cukup tinggi setelah break strong resist trend line 320.  Volume naik signifikan, stochastic overbought.Peluang menguat terbuka hingga resist 410.
Support  370 stop loss jika closing di bawah 350.

 

HRUM  (8.200)
Rekomendasi: Spec Buy

 

 

 

 

 

 

 

 

—Harga kembali break resist EMA50 setelah empat hari melemah. Target terdekat menguji resist 8.300 kemudian strong resist trend line 8.700.  Support 8.150 cut loss jika break & closing di bawah 8.000.
ADRO (1.930)
Rekomendasi: Spec Buy

 

 

 

 

 

 

 

 

—Harga bergerak dalam pola triangle dengan kecendrungan hari ini kea rah sisi atas triangle di level 1.950-1.960. Bisa beli dilevel area 1.910-1.920 dengan stop level jika break dibawah 1.900. Stochastic dan MACD berpeluang golden cross, RSI uptrend.

BOND_UPDATE 28-Mar-12

Lelang SBSN hanya serap Rp 355 miliar

Pefindo tetapkan rating idA+ untuk Obligasi Ancol I B

Trihamas jual MTN Rp 200 miliar kuartal II

EQUITY_UPDATE 20120328

Market Review

Dow Jones kemarin ditutup turun 43 poin atau 0,33% pada 13.197 atas aksi ambil untung umum yang terutama terjadi pada akhir sesi. DJIA sempat berada pada teritori hijau pada awal sesi sebelum rilis beberapa data ekonomi. Kemarin dirilis data indeks kepercayaan konsumen untuk bulan Maret 2012 berada pada 70,2 sesuai dengan estimasi konsensus 70,1, demikian juga indeks harga perumahan untuk bulan Januari 2012 turun 3,8% YoY juga sesuai dengan estimasi konsensus. Rilis kedua data ini sejalan dengan rilis indeks ekspektasi inflasi konsumen Amerika untuk satu tahun mendatang yang diterbitkan oleh grup swasta Conference Board pada tingkatan tertinggi sejak Mei 2011 yaitu pada 6,3% vs. sebelumnya 5,5%. Secara umum investor saham Amerika masih waspada akan proses pemulihan ekonomi negara tersebut. Pasar saham Eropa kemarin bergerak dengan tema yang sama dan ditutup melemah, begitu juga dengan kebanyakan pasar saham Asia pagi ini. Sementara itu perdagangan WTI dunia kemarin masih diwarnai euphoria pernyataan Bernanke mengenai kebijakan moneter akomodatif dan ditutup menguat sedikit pada USD107,33/barel atau naik 0,28% dari hari sebelumnya.

IHSG hari ini kami perkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan rawan ambil untung. Disarankan untuk transaksi jangka pendek dan realisasi keuntungan pada kesempatan pertama. Saham pilihan UNVR, ITMG, JSMR, SMCB, BWPT.

Ringkasan Berita & Komentar

Manajemen Semen Gresik (SMGR) mengatakan bahwa mereka akan membebankan kenaikan biaya distribusi semen kepada konsumen walaupun sebenarnya perusahaan belum merencanakan kenaikan harga sehubungan dengan rencana dinaikkannya harga BBM oleh pemerintah. Dia mengatakan bahwa kenaikan harga BBM akan mengakibatkan kenaikan sekitar 2% dari biaya produksi apabila BBM naik 30%. Sedangkan dampak terbesar akan terjadi pada biaya distribusi dimana biaya BBM mencapai 40% dari total biaya tersebut. (Jakarta Post, Investor Daily)

Komentar: Kenaikan harga BBM kemungkinan akan berdampak negatif terhadap penjualan semen. Akan tetapi dengan harapan suku bunga yang tetap rendah dan pembangunan infrastruktur, penjualan semen mungkin akan tetap tumbuh walau melambat dibanding tahun 2011.

Setelah menggandeng PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri), MEDC akan menggandeng PGAS untuk mengakuisisi dua blok minyak dan gas yang dioperasikan Exxon-Mobil di Aceh. Kedua blok yang diincar MEDC tersebut adalah Blok B dan North Sumatera Offshore (NS). Jika proposal pembelian tersebut diterima, komposisi kepemilikan tiga perusahaan tersebut atas kedua blok tersebut adalah 40% untuk MEDC, 30% untuk PGAS, dan 30% untuk Pusri. Saat ini MEDC masih menghitung nilai aset dua blok tersebut. (Kontan)

Rencana PTPP memisahkan lini bisnis propertinya belum akan direalisasi dalam waktu dekat: spin off lini bisnis ini masih menunggu proses. Bahkan, PTPP berencana membangun tujuh hotel dalam lima tahun mendatang dan semuanya akan dikelola sendiri. (Kontan)

Sepanjang kuartal I tahun ini, PTPP sudah meraup kontrak baru senilai Rp396 miliar, dan sampai saat ini belum merevisi target kontrak baru tahun ini yaitu Rp16,8 triliun. Sementara order book yang ditargetkan tahun ini adalah Rp27 triliun, meningkat 47% dibanding dengan Rp18,34 triliun tahun lalu. Oder book tahun lalu berasal dari kontrak baru Rp12,33 triliun dan kontrak carry over Rp6,01 triliun. (Kontan)

Laporan keuangan anak usaha Bumi Plc. Bumi Resources membukukan rugi setelah pajak USD119juta pada tahun 2011 dibandingkan laba bersih USD311juta pada tahun 2010.Berbeda dengan Bumi Resources, Berau Coal mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,19triliun pada tahun 2011, dibandingkan laba bersih Rp 620miliar pada tahun 2010. Pada tahun ini, manajemen menargetkan produksi sebesar 98 juta ton (23 juta ton dari Berau dan 75 juta ton dari Bumi Res.). (Bisnis Indonesia)

 

Produksi (juta ton)

Produksi (juta ton)

Produksi (juta ton)

2010 2011

2010 2011

2010 2011

Bumi Resources 60.4 65.9 60.7 63.7 70.8 93.3
Berau Coal 17.4 19.4 17.1 20.0 59.6 81.4

Petrosea Tbk (PTRO) membukukan nilai backlog sebesar USD2miliar per kuartal I 2012. 2 klien yang baru saja memperpanjang kontrak adalah Santan Batubara (JV Petrosea dan Harum Energy) dan Gunung Bayan. PTRO pada saat ini diperdagangkan pada PE11 (aktual) sebesar 7.0x, sedangkan UNTR pada PE11 (aktual) sebesar 20.0x. Secara bisnis, PTRO dan UNTR memiliki kemiripan, namun PTRO tidak memiliki lini bisnis penjualan alat berat. Kami melihat bahwa 65% diskon terhadap UNTR dapat memberikan investor eksposur yg mirip dengan UNTR, namun dengan valuasi yang jauh lebih rendah. (Bisnis Indonesia)

Adaro Energy (ADRO) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 123% menjadi USD552juta pada tahun 2011 (vs USD523juta consensus) atau Rp157 laba per saham (eps). Produksi juga meningkat signifikan menjadi 47,67juta ton (13%). Data JORC terhadap tambang MIP yang telah diakuisisi pada Agustus tahun lalu dan kinerja yang sangat bagus pada tahun 2011 akan menjadi momentum positif untuk ADRO. Namun, pasar masih menunggu realisasi eksekusi dari tambang MIP serta kelanjutan akuisisi tambang Bhakti Energi Persada. (Investor Daily)

MAPI rilis kinerja tahun 2011 dengan laba bersih Rp360,4 miliar, atau naik 79% YoY, yang ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bersih pada Rp5,88 triliun atau naik 24% YoY. Laba kotor tahun 2011 pada Rp3,04 triliun, atau naik 28% YoY yang menghasilkan marjin laba kotor tahun 2011 pada 51% vs. 50% pada tahun 2010. Laba sebelum pajak tahun 2011 meningkat 75% YoY menjadi Rp484,5 miliar menghasilkan marjin laba sebelum pajak tahun 2011 pada 8% vs. 4% pada tahun 2010. Keseluruhan, marjin laba bersih tahun 2011 pada 6%, vs. 4% pada tahun 2010. (Bisnis Indonesia)

Danamon membayar 1 trilliun idr dividen atau 104.43 idr per share (33% kenaikan dari tahun lalu) sebagai bagian dari laba bersih mereka di tahun 2012 (3.34 trilliun laba bersih). (Bisnis Indonesia)

BNI dan telkomsel mengadakan kerja sama T-cash e-money. Sekarang nasabah BNI bias mengisi pulsa telkomsel mereka di seluruh atm BNI. Ini berdampak pada kenaikan jumlah nasabah dan kenaikan giro karena BNI bertindak sebagai settlement bank. (Kontan)

Lebih rendah dari target yang sebesar Rp 1 triliun, pemerintah memutuskan hanya menyerap Rp 355 miliar dari total minat beli senilai Rp 2,18 triliun pada lelang sukuk negara (SBSN) kemarin. (Kementrian Keuangan)

Pemerintah dan Badan Anggaran DPR menyepakati asumsi harga minyak mentah Indonesia pada RAPBN-P 2012 sebesar US$ 105 per barel. (Kontan)

TECH CORNER 20120328

IHSG (4.079)
Ekspektasi Range : 4.060-4.090


—IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melamah terbatas. Harga berhasil ditutup positif diatas 4.060 dengan indikator stochastic, RSI dan MACD yang masih cenderung uptrending menunjukkan masih terbukanya peluang penguatan lanjutan dalam jangka pendek. Support di level 4.066, 4.050. Resisten di 4.075, 4.090.

BIPI (210)
Rekomendasi : Spec Buy


—Harga menguat menguji resist EMA20 di 210 dengan resist 220. Stochastic pada level oversold, MACD masih negatif.
Support 205 stop loss jika closing di bawah 199.

LPCK (2.600)
Rekomendasi: Sell On Strength


—Harga kembali make all time high menuju resist trend line di 2.750 sekaligus level profit taking. Harga jauh di atas upper band sehingga rawan koreksi. Support 2.500/2.400. Stop loss jika break dan closing di bawah 2.350.

MEDC (2.225)
Rekomendasi: Spec Buy


—Harga naik cukup tinggi break EMA20 dengan volume yang signifikan. Peluang menguat terbuka hingga resist 2.275 kemudian 2.375.
Support 2.200 stop loss jika closing di bawah 2.150.

INTA (930)
Rekomendasi : HOLD


—Harga berhasil bertahan diatas MA10 dan rebound. Indikasi naik lanjutan dengan target penguatan lanjutan di menuju resisten 970. Stop level jika break dibawah 900 dan entri area bisa dilevel 920.

LPKR (760)
Rekomendasi : HOLD


—Harga berhasil menyentuh target tutup gap 750 dan ditutup diatas level tersebut. Potensi penguatan dapat berlanjut ke resistensi gap tertinggal 800 ditengah masih uptrendingnya indicator TA. Entri area dilevel 740-750, stop loss jika break dibawah 730 dan target price dilevel 800.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.042 pengikut lainnya.