BOND UPDATE 20111014

Lima seri SUN dilelang Selasa mendatang

Pemesanan ORI008 sudah mencapai Rp 6,62 triliun

Bank Permata akan eksekusi opsi beli Obligasi Subordinasi I

Equity Update 17 September 2014

Market Review

Indeks Dow Jones Industrial menguat 101 poin (0,6%) menjadi 17.132, S&P 500 naik 14,8 poin (0,75%) menjadi 1.999, sedangkan Nasdaq naik 33,8 poin (0,75%) menjadi 4.553. Penguatan ini dipicu oleh laporan bahwa bank sentral China, People’s Bank of China (PBoC) akan menyediakan likuiditas senilai 500 miliar yuan atau USD81,4M.  Kebijakan ini menunjukkan keinginan kuat pemerintah China untuk mendukung  perekonomian melalui stimulus guna mendukung  target  Pertumbuhan Produk Domestik Bruto China sebesar 7,5% pada tahun ini. Pasar global masih akan menunggu pertemuan The Fed pada Rabu  (nanti malam) serta referendum kemerdekaan Skotlandia dari Inggris pada hari Kamis mendatang.

Sementara itu kemarin, IHSG melemah 14 poin (-0,28%) ke posisi 5.131 sedangkan LQ45 turun 2,98 poin (-0,34%) ke level 867. Sektor yang memimpin koreksi yakni keuangan (-0,77%), properti (-0,62%) dan aneka industri (-0,56%). Sedangan sektor yang menopang yakni perdagangan (0,36%), pertambangan (0,13%) dan perkebunan (0,12%). Bursa masih menunggu sentimen global (The Fed Meeting) serta pengumuman kabinet Jokowi-JK.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak naik namun masih terbatas dengan kisaran support di 5.100 sementara resist di 5.197. Masih ada gap atas yakni 5.190-5.197 dan gap bawah yang belum tertutup yakni:  5.113-5.127  kemudian 5.077-5.088. Beberapa saham pilihan yakni:  MPPA, PGAS, BBNI,TBIG dan DOID.

News Highlights

PT Hero Supermarket (HERO) memperkuat pasar domestik dengan membuka 25-30 gerai baru dengan brand Giant. Perseroan sudah membuka sejumlah gerai di Samarinda disusul Sulawesi dan Sumatera. Hingga saat ini total gerai dengan brand Giant ada 190 terdiri dari 135 gerai yang berada satu bangunan dengan pusat perbelanjaan dan 55 gerai lainnya adalah Giant Ekstra.

PT Modern Internasional (MDRN) akan ekspansi dalam usaha makanan siap saji dengan penambahan produk terhadap jenis makanan yang ada di setiap gerai 7-eleven.  Perseroan juga bekerjasama untuk memproduksi dan memasarkan produk dari Welch Foods Incorporated (Welch’s). Kontribusi penjualan dari 7-Eleven sekitar 70-80%. Saat ini, jumlah gerai 7-Eleven sudah mencapai 175 unit.

PT Astra International (ASII) selama Agustus 2014 membukukan penjualan sebanyak 47.409 unit atau naik 0,95% (mom) dari periode Juli 2014 dan naik 22,25% (yoy).   Perseroan menguasai market share mobil pada Agustus  sebesar 49%, turun dari bulan Juli sebesar 51%. Penjualan mobil selama periode Januari-Agustus 2014 mencapai 428.851 unit, naik 2,74% (yoy). Penjualan kendaraan roda dua selama Agustus tercatat 388.073 unit atau naik 18,5% (mom) dan naik 31,8% (yoy). Market share roda dua pada Agustus 2014 sebesar 64%, naik dari Juli sebesar 61%. Penjualan kendaraan roda dua selama Januari-Agustus 2014 mencapai 3.338.612 unit atau naik 8,6% (yoy).

Rekomendasi Saham 17 September 2014

IHSG (5.131)
Range: 5.100 – 5.197


—Indeks kembali melemah membuat new low meskipun volume tipis setelah gagal break resist 5.160. MACD masih negatif divergence sedangkan stochastic oversold. Jika terjadi tehnikal rebound maka targetnya tutup gap di 5.190-5.197. Sementara support di level 5.100.

BBNI (5.575)
Rekomendasi: Spec SELL


—Harga turun break support EMA5. MACD bearish cross-over sedangkan stochastic netral. Target koreksi harga 5.000. Resist terdekat 5.625.


DOID (243)
Rekomendasi: Sell On Strength


—Weekly chart, harga masih uptrend karena bergerak di atas EMA5. Potensi menguat masih terbuka meskipun stochastic overbought. Target harga 255-260, sementara support terdekat 235.

MPPA (3.300)
Rekomendasi: Sell On Strength


—Harga sempat naik tajam jauh di atas upper-band namun tidak mampu bertahan hingga closing. Major trend masih bullish namun stochastic overbought sehingga rawan profit taking. Target harga 3.445-3.500. Sementara support 3.235.

Equity Update 16 September 2014

Market Review

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 43,6 poin (0,26%) menjadi 17.031 sedangkan S&P 500 turun 1,4 poin (0,07%) menjadi 1.984. Nasdaq turun lebih dari 1% menyusul warning tentang Tesla Motors terkait perkiraan kemajuan mobil listrik bakal melambat dan IPO Alibaba. Disisi lain data produksi industri di China dan US masih mengecewakan menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada Rabu mendatang serta referendum kemerdekaan Skotlandia dari Inggris pada hari Kamis.

Sementar itu IHSG pada awal pekan ini menguat 1 poin (0,02%)  ke 5.144. Sektor yang menopang yakni industri dasar (2,6%), industri lainya (0,8%) dan konsumen (0,1%) sedangkan sektor penekan terutama sektor perkebunan (-0,9%), pertambangan (-0,7%) dan sektor perdagangan (-0,5%). Pasar akan fokus pada postur kabinet Jokowi-JK apakah sesuai dengan harapan atau justru mengecewakan.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak naik namun masih terbatas dengan kisaran support di 5.100 sementara resist di 5.197. Masih ada gap atas yakni 5.190-5.197 dan gap bawah yang belum tertutup yakni:  5.113-5.127  kemudian 5.077-5.088. Beberapa saham pilihan yakni:  SMGR, PGAS, BBRI dan CPIN.

News Highlights

PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) lewat anak usahanya PT PINS Indonesia pada 11 September 2014 telah membeli 1,1 miliar  saham PT Tiphone Mobile Indonesia (TELE) senilai Rp876M. PINS akan melakukan eksekusi atas penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sebanyak 638 Jt lembar dengan harga pelaksanaan Rp812/saham senilai  Rp518M. Rencananya private placement pada 18 September 2014. PINS nantinya akan memiliki 1.7M lembar atau 25% dari total saham TELE.

PT Intiland Development (DILD) akan berinvestasi Rp3T untuk pengembangan proyek perkantoran di Jakarta Selatan.  Proyek diharapkan selesai 2-3 tahun mendatang. Sebelumnya perseroan membangun 3 tower pada tahap pertama tahun ini dengan menempati lahan 4,4 HA dari total  7,2 HA. Rencananya akan dibangun 3 tower setingggi 20 lantai dengan target  selesai 2Q15.

PT Jasa Marga (JSMR) mulai 19 September 2014 akan menaikan 7,14%-18,75% tarif ruas jalan tol Prof Dr Ir Soedijatmo yang menghubungkan jalan tol dalam kota Jakarta dengan bandara Soekarno-Hatta sepanjang 14,3 km.  Diperkirakan pendapatan perseroan akan tambah Rp 100 juta/hari. Ruas tol Soedijatmo ini menyumbang 6% dari seluruh ruas tol perseroan. Ruas kedua, tol Jakarta-Cikampek akan ditetapkan tarif baru yang lebih tinggi pada minggu pertama Oktober mendatang.

PT Waskita Karya (WSKT) menganggarkan capital expenditure (capex) 2015 sebesar Rp 1T atau naik 17,64% dari capex 2014 senilai Rp 850M. Rencananya akan digunakan untuk bisnis realty, precast, jalan tol, dan lain-lain. Untuk memenuhi pendanaan, perseroan akan menerbitkan obligasi Rp 500M dengan target kupon 10-10,4% dengan tenor 3 tahun.

Rekomendasi Saham 16 September 2014

IHSG (5.145)
Range: 5.100 – 5.197


—Meskipun volume tipis, indeks berhasil rebound setelah sempat tembus dari support 5.130. Jika mampu break resist 5.160 maka peluang bullish reversal cukup besar. Target resist berikutnya yakni tutup gap di 5.190-5.197. Terdapat gap di bawah yang belum tertutup yakni: 5.113-5.127 kemudian 5.077 – 5.088.

BBRI (10.425)
Rekomendasi: Spec BUY


—Dibuka dengan gap-down untuk tutup gap di 10.300-10.325. Harga mencoba rebound setelah hampir dua pekan berturut-turut turun. Tehnikal rebound terjadi karena kondisi di bawah lower band. MACD masih negatif sedangkan stochastic oversold. Target harga 10.550 kemudian 10.650. Support 10.300, cut loss jika break 10.100.


CPIN (4.205)
Rekomendasi: Sell On Strength


—Dengan volume tinggi, harga open-gap hingga break upper-band. Peluang menguat masih terbuka mengingat stochastic netral dan MACD positif. Target harga 4.275 sementara support terdekat 4.140.

SMGR (16.175)
Rekomendasi: Spec BUY


—Harga rebound sehingga break resist EMA50 dan keluar dari area oversold sementara MACD masih negatif. Target harga dilevel 16.300-16.475 sedangkan support 16.100. Cut loss jika break 15.975.

Equity Update 15 September 2014

Market Review

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 61 poin (-0,36%) menjadi 16.987 pada Jumat minggu lalu akibat  kekhawatiran Barat akan mengenakan sanksi baru terhadap Rusia dan investor melihat The Fed bakal mempercepat jadwal kenaikan Fed Fund Rate. Seperti diketahui, Amerika Serikat dan Uni Eropa mengenakan sanksi baru terhadap perbankan dan perusahaan-perusahaan energi Rusia, yang dikhawatirkan bakal menuai balasan dari pihak Rusia. Sentimen lain berasal dari data penjualan ritel dan kepercayaan konsumen AS yang memberikan ketidakpastian rencana kenaikan suku bunga menjelang pertemuan Fed pada minggu ini.

Sementar itu IHSG pada akhir pekan lalu  menguat 0,2% ke 5.144 namun investor asing justru net sell Rp776M. Sektor penopang yakni sektor pertambangan (1,4%), konsumen (1,3%) sedangkan sektor penekan yakni  sektor keuangan (-1,01%).

IHSG hari ini diperkirakan bergerak naik namun terbatas dengan kisaran support di 5.130 sementara resist di 5.180. Masih ada beberapa  gap yang belum tertutup yakni:  5.113-5.127  kemudian 5.077-5.088. Beberapa saham pilihan yakni: KLBF, TINS, PGAS, PTBA dan ITMG.

News Highlights

PT Tirta Mahakam Resources (TIRT) menjual pabriknya di Gresik senilai Rp71M  dengan PT Energi Baharu Lestari pada 10 September. Rencananya hasil dari penjualan pabrik ini untuk membayar hutang dan sebagai modal kerja pabrik perseroan lainnya yang ada di Samarinda.

PT Astra Otoparts (AUTO) berinvestasi Rp490M dengan mendirikan dua anak perusahaan yakni PT Aisin Indonesia Automotive dengan investasi Rp380M dan PT Advics Manufacturing Indonesia dengan  investasi Rp110M. Perseroan juga telah membangun pabrik PT GS Batery di Semarang dan sudah uji coba produksi pada Juli 2014. Sedangkan pembangunan pabrik pertama PT Evoluzione Tyres di Subang masih dalam proses dan diperkirakan selesai tahun 2015.

PT ABM Investama (ABMM) mengeluarkan dana Rp182Jt untuk biaya eksplorasi di bulan Juli 2014. Eksplorasi dilakukan anak usahanya PT Reswara Minergi Hartama lewat anak usahanya PT Media Djaya Bersama dengan melakukan program pemboran infill drilling dan geophysical logging.

PT Wika Beton (WTON)  akan membeli  90% saham PT Citra Lautan Teduh dengan nilai US$ 23,5 Jt.  Tujuan transaksi ini untuk pengembangan kegiatan usaha, perluasan area pemasaran dan meningkatkan kapasitas produksi perseroan di tahun yang akan datang.

Rekomendasi Saham 15 September 2014

IHSG (5.144)
Range: 5.130 – 5.180


—Indeks mengalami tehnikal rebound dari strong support trend-line karena masuk oversold. Jika support 5.130 tidak tembus lagi maka cukup aman untuk entry di pasar. Sementara itu masih ada gap di 5.113 dan 5.077 yang belum tertutup. Resist terdekat di 5.180.

KLBF (1.665)
Rekomendasi: Spec BUY


—Harga bergerak relatif flat, sempat break di atas support EMA5 namun belum mampu bertahan hingga closing. Jika mampu break resist 1.670 maka bisa entry dengan target harga 1.705. Support 1.645, cut loss jika break 1.635.


TINS (1.335)
Rekomendasi: Spec BUY


—Harga rebound dengan volume yang tinggi setelah sebelumnya turun tajam. Jika mampu break resist 1.350 maka bakal tutup gap di 1.370 dan target harga berikutnya 1.410. Cut loss jika break 1.295.

PTBA (13.275)
Rekomendasi: Spec BUY


—Harga rebound namun volume masih tipis. MACD positif dan stochastic oversold maka peluang menguat terbuka dengan target tutup gap di 13.475. Support 13.050, cut loss jika break 12.725.

Equity Update 12 September 2014

Market Review

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 20 poin (-0,12%) menjadi 17.049, S&P 500 menguat 1,76 poin (0,09%) menjadi 1.997, sedangkan Nasdaq naik tipis 5,28 poin (0,12%) menjadi 4.591. Penurunan Dow masih dipicu kekhawatiran tentang referendum kemerdekaan Skotlandia dan data inflasi global. Sementara data di China menunjukkan inflasi melemah pada Agustus, sementara inflasi Jerman hanya 0,8% terendah sejak Februari 2010. Sementara nilai tukar kurs USD diperkirakan bakal terus menguat terhadap yen, karena spekulasi bahwa bank sentral Jepang (BOJ) akan meluncurkan stimulus moneter. Di sisi lain penguatan mata uang USD bakal berdampak negatif terhadap bursa saham.

Sementara itu kemarin (11/9), IHSG diakhir perdagangan berbalik arah ke zona merah setelah sempat rebound sepanjang perdagangan sesi pertama. Indeks ditutup melemah 9,9 poin (-0,19%) ke level 5.133 terutama ditekan oleh sektor perbankan dan pertambangan. Pengumuman BI rate oleh Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga di level 7,5% belum mampu memberi sentimen positif ke pasar hingga akhir perdagangan.

IHSG hari ini diperkirakan kembali melemah dengan kisaran support di 5.100 sementara resist di 5.180. Masih ada beberapa  gap yang belum tertutup yakni:  5.113-5.127  kemudian 5.077-5.088. Beberapa saham pilihan yakni: LPPF, PTPP, PGAS, ASRI dan TELE.

News Highlights

PT Bukit Asam  (PTBA) mendirikan anak usaha PT Bukit Multi Investama yang bergerak di bidang perdagangan umum, jasa pengangkutan, properti, pemasaran serta sejumlah bidang lainnya. Modal dasar yang dimiliki Rp 280M yang terdiri dari 280.400 saham.

PT Cipaganti Citra Graha (CPGT)  bakal diakuisisi oleh Terra Investment Holdings  dengan mengambil alih 1,92 miliar saham atau setara dengan 54,69% saham. Harga penawaran terendah tender offer minimal Rp 105/saham. Harga ini mengacu pada harga rata-rata tertinggi saham 90 hari sebelum negosiasi dilakukan.

PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) lewat anak usaha PT Graha Buana Cikarang  melakukan Penandatangan Kerjasama (PKS) bersama dengan PT Bank Arha Graha International (INPC). Kerjasama untuk pembangunan rumah tapak, rumah toko, rumah kantor, rumah tumbuh, gudang dan kaveling dengan fasilitas KPR atau fixed loan di Jababeka, Cikarang di atas lahan 5.600 HA. Proyek yang akan dibangun yakni The Oscar, Beverly Hills, Cortes, Veranda, Graha Bakti, Graha Asri, Simprug Plaza, Simprug Garden, Tropikana Garden, D’Java Residence, Neo D’Java Residence, Movie Boulevard, dan Elvis Tower. Sedangkan proyek commercial yakni: ruko Thamrin Boulevard, dan Ruko Sunter Niaga Mas.

PT Wijaya Karya (WIKA) melakukan perjanjian pembangunan Pyay Tower & Residences, Yangon dengan Noble Twin Dragon senilai US$125 juta di Singapura. Pyay Tower berada di prime area Yangon terdiri dari 23 lantai dan 3 basement. Proyek akan dikerjakan selama 36 bulan sejak Oktober 2014 hingga Oktober 2017.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.087 pengikut lainnya.