BOND UPDATE 20111014

Lima seri SUN dilelang Selasa mendatang

Pemesanan ORI008 sudah mencapai Rp 6,62 triliun

Bank Permata akan eksekusi opsi beli Obligasi Subordinasi I

Equity Update 26 November 2014

Market Review

Semalam indeks di bursa Wall Street bergerak fluktuatif di sepanjang perdagangan dan akhirnya ditutup stagnan. Indeks Dow Jones mengalami koreksi tipis 3 poin (-0,02%) pada level 17.815, S&P 500 melemah 2 poin (-0,12%) pada level 2.067 sedangkan Nasdaq berhasil membukukan kenaikan tipis 3 poin (0,07%) pada level 4.758. Data revisi pertumbuhan ekonomi Amerika di kuartal tiga yang lebih besar dari sebelumnya yaitu menjadi 3,9% menjadi sentimen positif di pasar. Di sisi lain turunnya indeks keyakinan konsumen di bulan November menjadi 88,7 dari sebelumnya 94,5 menjadi sentimen negatif bagi indeks.

Aksi ambil untung yang dilakukan oleh investor membuat indeks harga saham gabungan hampir di sepanjang perdagangan bergerak melemah dan akhirnya ditutup turun 23 poin (-0,44%) pada level 5.119. Sementara itu indeks LQ45 juga mengalami koreksi 6 poin (-0,64%) pada level 881. Adapun yang menjadi kontributor terbesar bagi pelemahan tersebut yaitu sektor aneka industri dan perdagangan dimana keduanya masing-masing mencatatkan penurunan 28 poin (-2,22%) dan -7 poin (-0,80%).

Turunnya harga minyak mentah ke level terendahnya dalam empat tahun terakhir menjelang pertemuan OPEC pada hari Kamis nanti dan posisi indeks harga saham gabungan yang sudah overbought diprediksi akan membuat indeks harga saham gabungan kembali melanjutkan pelemahannya dengan support 5.100 sementara resist 5.150. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: WIKA, AISA, HRUM, PGAS dan GGRM.

News Highlights

PT Aneka Tambang (ANTM) menargetkan penjualan emas 2015 mencapai 8,5 ton didorong oleh peningkatan volume transaksi emas ditengah perbaikan harga emas global. Penjualan tersebut didukung dengan diluncurkannya jasa depositori Berencana Aman Kelola Emas (Brankas) untuk meningkatkan daya beli masyarakat terhadap emas.

PT Astra Agro Lestari (AALI) mencatat produksi Tandan Buah Segar sepanjang Januari-Oktober 2014 mencapai 4,67 juta ton atau meningkat 12% (yoy).  Rata-rata yield TBS selama periode tersebut mengalami perbaikan sebesar 8,5% yaitu dari 17,07 ton/HA menjadi 18,51 ton/HA. Peningkatan didorong oleh pertumbuhan produksi dari area Kalimantan yang mengalami kenaikan 20,9% atau menjadi 1,97 juta ton, diikuti area Sumatera dan Sulawesi yang masing-masing naik 6,4% (1,89 juta ton) dan 6,4% (812.753 ton).

PT Bali Towerindo Sentra (BALI) menyetor modal ke anak usaha yakni  PT Paramitra Intimega (PIM) Rp90M yang berasal dari fasilitas kredit investasi dari BCA.

PT Pembangunan Perumahan (PTPP) menganggarkan belanja modal pada 2015 sebesar Rp1,8T atau naik 286% dari tahun ini sebesar Rp466M. Capex tersebut untuk proyek properti Rp800M sisanya untuk sektor pembangkit, jalan tol, pelabuhan dan lainnya. Perseroan akan menggenjot perolehan kontrak baru tumbuh 25% menjadi Rp27,5T dari tahun ini yang mencapai Rp22T dimana porsi untuk proyek pemerintah naik menjadi 35%, sisanya 65% proyek BUMN dan swasta.

Rekomendasi Saham 26 November 2014

IHSG (5.119)
Range: 5.100 –5.150

—Indeks ditutup di atas EMA5 dan membentuk pola black closing marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation, stochastic overbought dan MACD masih berada di area positif. Target pelemahan indeks di level 5.100 kemudian 5.075 dengan resist 5.150 dan 5.175.

AISA (2.295)
Rekomendasi: BUY

—Candle break resist EMA50 dengan volume tinggi sehingga menyentuh upper-band. Stochastic keluar dari oversold sementara MACD break centre-line. Target harga 2.335 kemudian 2.400. Support 2.265, cut loss jika break 2.240.

HRUM (1.620)
Rekomendasi: BUY

—Selama sepekan harga masih menguat sehingga mendekati resist EMA50. Stochastic overbought sementara MACD mengarah centre-line. Target harga 1.680 kemudian tutup gap 1.775. Support 1.605, cut loss jika break 1.560.

WIKA (3.025)
Rekomendasi: Buy on Weakness

—Candle bertahan di atas EMA5 atau masih berada dalam tren bullishnya dan membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal indecision, sementara itu stochastic golden cross dan MACD berada di area positif. Level masuk di support 3.000 sementara resist di 3.060, cut loss jika break 2.985.

Rekomendasi Saham 25 November 2014

IHSG (5.142)
Range: 5.125 –5.165

—Indeks ditutup di atas MA5 dan membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal netral atau indecision. Volume cukup besar di atas VMA5, stochastic overbought dan MACD masih berada di area positif. Target kenaikan indeks di level 5.165 kemudian 5.175 dengan support di 5.125 dan 5.100.

ERAA (1.195)
Rekomendasi: Spec BUY

—Candle membentuk pola white opening marubozu dibarengi dengan volume yang cukup besar hal tersebut mengindiksikan potensi kenaikan harga masih akan berlanjut. Stochastic netral dan MACD masih bergerak di area positif. Target kenaikan harga di level 1.210 kemudian 1.230 dengan support terdekat di level 1.180, cut loss jika break 1.165.


BBRI (11.250)
Rekomendasi: Sell On Strength

—Candle masih rally di atas support EMA5 meskipun dengan volume yang tipis. MACD positif sedangkan stochastic overbought sehingga rawan profit taking. Target harga 11.325 sementara support 11.150.

 


BMRI (10.500)
Rekomendasi: Sell On Strength

—Indeks ditutup di atas MA5 dan membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal netral atau indecision. Volume cukup besar di atas VMA5, stochastic overbought dan MACD masih berada di area positif. Target kenaikan indeks di level 5.165 kemudian 5.175 dengan support di 5.125 dan 5.100.

EQUITY UPDATE 25 NOVEMBER 2014

Market Review

Pada perdagangan semalam indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat dengan volume yang tipis ditopang oleh penguatan saham sektor konsumsi dan teknologi. Rendahnya harga bensin yang diharapkan akan berimbas pada naiknya belanja konsumen pada musim liburan nanti menjadi katalis positif yang mendorong penguatan tersebut. Indeks Dow Jones mencatatkan kenaikan 8 poin (0,04%) pada level 17.818, S&P 500 menguat 6 poin (0,29%) pada level 2.069 dan NAsdaq bertambah 42 poin (0,89%) pada level 4.755.

Sentimen positif dari bursa regional dan naiknya harga komoditas membuat indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan di teritori positif dan terus bertahan hingga akhirnya ditutup menguat 30 poin (0,58%) pada level 5.142. Sektor aneka industri dan pertambangan yang masing-masing mencatatkan kenaikan 21 poin (1,76%) dan 17 poin (1,21%) menjadi penyumbang terbesar bagi penguatan IHSG. Sementara itu indeks LQ45 juga ditutup menguat 8 poin (0,95%) pada level 887.

Masih berlanjutnya penguatan bursa global dan naiknya harga komoditas terutama nikel dan batubara serta rencana pemerintah yang akan memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar 16 triliun untuk dialihkan bagi pembangunan infrastruktur diprediksi akan menjadi sentimen positif yang mendorong penguatan indeks. Di sisi lain posisi IHSG yang sudah overbought dan bergulirnya wacana hak interpelasi yang dikhawatirkan berujung pada hak angket diprediksi akan menekan pergerakan indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mix cenderung menguat terbatas dengan support di level 5.125 sementara resist 5.165. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ERAA, BBRI, BMRI, MAIN dan BEST.

News Highlights

PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) pada 3Q14 membukukan penjualan Rp3,6T atau meningkat 24,4% (yoy). Beban pokok penjualan meningkat 26,4% (yoy) menjadi Rp2,9T dari sebelumnya Rp2,3T. Laba per saham naik menjadi Rp84,35 dari sebelumnya Rp73,9.

PT Intiland Development (DILD) lewat anak usahanya PT Intiland Grande akan menaikan harga jual unit rumah di proyek Graha Natura. Kenaikannya sekitar 8% mulai pertengahan Desember .

PT BW Plantation (BWPT) belum mendapat izin efektif rights issue dari OJK sehingga RUPS yang sedianya dilaksanakan pada 24 November bakal ditunda pada Kamis pekan ini.

IPO PT Soechi Lines hanya akan melepas 1,05 miliar saham atau sebesar 15% atau turun separuhnya dari rencana awal sebesar 30%. Harga saham yang ditawarkan Rp600-800 menjadi hanya Rp550/saham. Soechi akan meraup dana Rp 582,4M lebih rendah dari target awal Rp2T. Dana hasil IPO sebesar 55% untuk belanja modal dan membeli kapal baru, sebesar 30% digunakan untuk membayar utang entitas anak kepada bank, 15% dipakai untuk modal kerja entitas anak.

PT Bank Agris menargetkan dana IPO sebesar Rp94,5-103,5M yang akan digunakan untuk ekspansi kredit. Perseroan akan menawarkan 900 juta saham dengan harga Rp105-Rp115/saham atau sebanyak 21,25% dimana sebagai under writer yakni PT Indo Premier Securities. Pencatatan di BEI diperkirakan pada 22 Desember 2014.

Rekomendasi Saham 24 November 2014

IHSG (5.112)
Range: 5.070 –5.135

—Indeks ditutup breakout resist kuat 5.100 disertai volume yang cukup tinggi di atas VMA5 dan membentuk pola long white marubozu yang mengindiksikan potensi kenaikan masih akan berlanjut. MACD bergerak di area positif, namun stochastic death cross. Target kenaikan indeks berada di level 5.135 kemudian 5.150 dengan support di level 5.070 dan 5.050.

ANTM (980)
Rekomendasi: BUY

—Dibuka dengan gap-up, candle berpola kicking menunjukkan pola bullish continuation. Volume meningkat, stochastic netral sementara MACD mengarah centre-line. Target harga 1.010 kemudian 1.060. Support 955, cut loss jika break & close di bawah 940.


KLBF (1.750)
Rekomendasi: Buy On Weakness

-–Harga masih bullish karena bertahan di atas support EMA5. Stochastic overbought sedangkan MACD positif. Level untuk entry di support 1.725 sementara resist 1.800. Cut loss jika break level 1.690.


SSMS (1.265)
Rekomendasi: Spec BUY

—Candle membentuk pola long white marubozu mengkonfirmasi pola sebelumnya yaitu inverted hammer yang merupakan sinyal bullish reversal sehingga potensi kenaikan harga masih akan berlanjut, MACD bergerak di area positif dan stochastic netral. Target kenaikan harga berada di level 1.290 kemudian 1.305 dengan support terdekat di level 1.220, cut loss jika break 1.190.

Equity Update 24 November 2014

Market Review

Pada perdagangan akhir pekan kemarin indeks di bursa Wall Street kompak ditutup menguat, sentimen positif dari keputusan bank sentral China yang memengkas suku bunga pinjaman dengan tenor satu tahun sebesar 0,4% menjadi 5,6% dan suku bunga deposito tahunan sebesar 0,25% menjadi 2,75% serta komentar terbaru dari gubernur bank central eropa Mario Draghi yang akan melakukan apapun untuk menaikan inflasi secepat mungkin menjadi faktor utama yang mendorong penguatan indeks. Indeks Dow Jones tercatat naik 91 poin (0,51%) pada level 17.810, S&P 500 bertambah 11 poin (0,24%) pada level 2.064 dan Nasdaq menguat 11 poin (0,24%) pada level 4.713.

Sentimen positif dari langkah bank sentral china yang menurunkan suku bunga pinjaman dan deposito dengan jangka waktu satu tahun berhasil membuat indeks harga saham gabungan berbalik menguat menjelang akhir perdagangan setelah di awal sesi bertahan di teritori negatif. Indeks harga saham gabungan menguat 18 poin (0,36%) pada level 5.112 ditopang oleh sektor properti dan perkebunan dimana keduanya masing-masing mencatatkan kenaikan 9 poin (1,97%) dan 41 poin (1,83%). Sementara itu indeks LQ45 juga bertambah 3 poin (0,36%) pada level 879.

Sentimen positif dari bursa global dan naiknya harga CPO diprediksi akan menjadi katalis positif yang mendorong penguatan indeks. Sementara itu bergulirnya wacana interpelasi oleh DPR untuk meminta penjelasan pemerintah terkait keputusannya yang menaikan harga bahan bakar bersubsidi diprediksi akan menjadi sentimen negatif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mix cenderung menguat dengan support di level 5.070 sementara resist 5.135. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: SSMS, ANTM, KLBF, INDF dan LPKR

 

News Highlights

PT Sarana Menara Nusantara (TBIG) melalui anak perusahaan, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan Protelindo Finance BV, menandatangani perjanjian pinjaman dengan beberapa bank. Fasilitas pinjaman pertama berupa Term Loan Facility pada 19 November 2014 senilai 20.000.000 euro ini diraih dari ING Bank NV Singapore. Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga yaitu EURIBOR ditambah dengan margin 1,95%/tahun. Kedua berupa Revolving Loan Facility senilai US$50.000.000 dari DBS Bank Ltd yang jatuh tempo 19 November 2019. Ditambah penandatanganan US$100.000.000 Revolving Loan Facility Agreement pada 20 November 2014, dengan Sumitomo Mitsui Banking Corp cabang Singapura yang jatuh tempo 20 November 2019 dengan bunga LIBOR ditambah 1,95%/tahun. Serta perjanjian pinjaman US$90.000.000 Revolving Loan Facily dengan The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd sebagai agen fasilitas, namun krediturnya terdiri dari BNP Paribas cabang Singapura, Credit Suisse cabang Singapura, CIMB Bank Bhd cabang Singapura, Standard Chartered cabang Dubai, Bank Mitsubishi UFJ cabang Jakarta serta JPMorgan Chase cabang Jakarta, dengan suku bunga LIBOR ditambah 1,95%/tahun.

PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) lewat anak usahanya, PT Indolakto, melakukan penandatanganan perjanjian pembelian 100% saham PT Danone Dairy Indonesia dengan Danone Dairy Investment Indonesia pada Jumat, 21 November 2014. PT Indolakto juga akan membeli merek dagang dan desain industri yang berhubungan dengan produk Milkuat dengan harga Rp250M.

PT Jasa Marga (JSMR) menargetkan pendapatan 2015 sebesar Rp7,2T meningkat dari 2014 yang diproyeksikan Rp6,2T. Perseroan akan mengoperasikan 3 tol baru dengan panjang 53 km di 2015.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menargetkan pertumbuhan kredit 15 – 17% dan pertumbuhan DPK 14 – 16% pada tahun 2015. Perseroan juga menargetkan penambahan 50 – 100 cabang baru meliputi kantor cabang utama, kantor cabang pembantu, serta unit Teras BRI.

Bank Indonesia memperkirakan defisit transaksi berjalan tahun depan akan lebih rendah dari 3% dari PDB, namun masih cukup tinggi dan belum bisa mencapai level sehat yang diinginkan yaitu 2,5% dari PDB. Defisit masih cukup tinggi karena rencana pemerintah yang akan memfokuskan pembangunan infrastruktur sehingga perlu impor barang modal seperti mesin dan peralatan mekanik ataupun besi dan baja.

Equity Update 21 November 2014

Market Review

Pada perdagangan hari Kamis (20/11/2014) indeks di bursa Wall Street dituutp menguat, indeks Dow Jones mencatatkan kenaikan 33 poin (0,19%) pada level 17.719, S&P 500 bertambah 4 poin (0,21%) pada level 2.053 dan Nasdaq menguat 26 (0,56%) menjadi 4.702. Beberapa data ekonomi yang cukup bagus diantaranya indeks philly fed yang naik menjadi 40.8 di bulan November atau dua kali lipat dari eksepktasi di level 18.3, penjualan rumah di bulan Oktober naik 1.5% atau berbanding terbalik dengan perkiraan yang memprediksikan penurunan -0,4% dan leading indicator bulan Oktober meningkat 0,9% dari sebelumnya 0,7% menjadi katalis positif yang mendorong penguatan tersebut.

Aksi ambil untung yang dilakukan oleh investor membuat indeks harga saham gabungan harus mengawali perdagangan di teritori negatif dan terus berlanjut hingga akhirnya ditutup melemah -34 poin (-0,67%) pada level 5.094. Adapun yang menjadi penyumbang terbesar bagi pelemahan tersebut yaitu sektor aneka industri dan infrastruktur dimana keduanya masing-masing terkoreksi -41 poin (-3,26%) dan 19 poin (-1,60%). Sementara itu indeks LQ45 juga terkoreksi -6 poin (-0,69%) pada level 875.

Saat ini posisi indeks masih dalam posisi jenuh beli sehingga rawan profit taking. Indeks harga saham gabungan diprediksi masih akan melanjutkan pelemahannya, dengan kisaran support di level 5.075 sementara resist 5.125. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BBCA, PTPP, AALI, INCO dan ANTM.

News Highlights

PT Pembangunan Perumahan (PTPP)  lewat anak usahanya PT PP Property, akan mengembangkan mega proyek Grand Sungkono Lagoon di Jawa Timur. Hingga saat ini dari total 508 unit yang ditawarkan dengan tiga tipe yakni 1 bedroom, 2 bedroom dan 3 bedroom sudah terjual 90%.

PT Bank Mandiri (BMRI) menargetkan di tahun 2015 pembiayaan sindikasi diatas Rp10T terutama pembiayaan sindikasi sektor infrastruktur.

PT Charoen Pokphan Indonesia  (CPIN)  mencari lahan baru di kawasan Semarang yakni membangun feed mill. Perseroan menyiapkan capex Rp 2,5T yang berasal dari fasilitas pinjaman US$ 400 juta. Menurunnya capex tahun depan disebabkan perseroan telah melakukan akuisisi lahan peternakan (breading farm) milik PT Sierad Produce (SIPD) pada tahun ini.

PT Indosat  (ISAT) menargetkan pendapatan pada kuartal IV-2015 lebih tinggi dari kuartal sebelumnya. Jaringan data akan menjadi kontribusi yang dominan pada perseroan.  Perseroan akan  uji coba layanan seluler 4G LTE secara terbatas di spektrum 900 MHz sehingga nantinya kecepatan download hingga 185 Mbps dan upload hingga 41 Mbps

PT Semen Baturaja (SMBR) memproyeksikan penjualan hingga akhir tahun ini sebesar Rp1,2T atau naik 7,4% (yoy). Kenaikan penjualan karena meningkatnya volume penjualan semen sekitar 4% menjadi 1,3 juta ton, dengan harga jual rata-rata Rp957.425/ton atau naik 3% dari tahun lalu. Perseroan berencana membangun pabrik baru senilai Rp2,9T dengan kapasitas 1,8 juta ton per tahun.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.088 pengikut lainnya.