BOND UPDATE 20111014

Lima seri SUN dilelang Selasa mendatang

Pemesanan ORI008 sudah mencapai Rp 6,62 triliun

Bank Permata akan eksekusi opsi beli Obligasi Subordinasi I

Equity Update 19 Desember 2014

Market Review

Pada perdagangan kamis (18/12/2014) indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat signifikan mencatatkan rekor penguatan harian tertingginya dalam tiga tahun terakhir. Indeks Dow Jones mencatatkan kenaikan 421 poin (2,43%) pada level 17.778, S&P 500 bertambah 48 poin (2,40%) pada level 2.061 dan Nasdaq menguat 104 poin (2,24%) pada level 4.748. Hasil pertemuan rutin bank sentral Amerika yang masih mempertahankan kebijakan suku bunga acuan rendahnya masih menjadi katalis positif utama yang mendorong penguatan tersebut.

Sentimen positif dari hasil pertemuan rutin bank sentral Amerika yang mempertahankan suku bunga rendahnya membuat indeks harga saham di sepanjang perdagangan bergerak di zona hijau dan akhirnya ditutup menguat 78 poin (1,54%) pada level 5.113. Sektor perkebunan dan barang konsumsi yang masing-masing mencatatkan kenaikan 51 poin (2,31%) dan 47 poin (2,19%) menjadi penyumbang terbesar bagi penguatan IHSG. Sementara itu indeks LQ45 juga bertambah 17 poin (1,92%) pada level 881.

Penguatan bursa global dan regional seiring dengan keputusan The Fed yang mempertahankan kebijakan suku bunga rendahnya diprediksi masih akan memberikan sentimen positif di pasar. Selain itu tekad pemerintah yang akan membangun infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi akan menjadi menjadi tambahan sentimen positif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan kembali menguat dengan support 5.075 sementara resist 5.145. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: LPKR, BWPT, CPRO, SSIA dan KLBF.

News Highlights

PT Bukit Asam (PTBA) mengincar proyek PLTU di Lampung dengan kapasitas 2×600 MW. Untuk nilai proyek US$ 1,3 -1,4M.

PT Surya Semesta Internusa (SSIA) sebagai pemegang 2.750.000 saham PT Horizon Internusa Persada (HIP) yang mewakili 55% telah melepas 195.000 saham dalam HIP dengan harga Rp195.000.000.

PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA) dan BP Singapore menandatangani MoU pengembangan proyek Condesante Splitter yang akan mengolah 100 ribu barel feedstock per hari di Cilegon, Banten.

PT Wintermar Offshore Marine (WINS) memberikan jaminan kepada pinjaman anak perusahaan, PT Winpan Offshore, sekitar 51% atau US$4,3 juta dari nilai keseluruhan US$8,4 juta. Winpan Offshore memerlukan dana untuk pembelian kapal anchor handling tug Lanpan II dan Lanpan 16 yang dibiayai dari CIMB

Presiden Jokowi pada 2015 memprioritaskan pembangunan infrastruktur besar yakni: pertama; jalan tol Trans Sumatera dan kereta Trans Sumatera, kedua; kereta api trans dan jalan tol Kalimantan. Ketiga; pembangunan jaringan kereta di Sulawesi dan Papua. Kemudian pembangunan infrastruktur pipa dan proyek pembangunan 13 waduk di berbagai daerah.

Menteri Keuangan memperkirakan inflasi tahun depan antara 4,5 – 5%, sementara untuk tahun ini, BI memperkirakan inflasi tahunan mencapai 7,9%.

Rekomendasi Saham 19 Desember 2014

IHSG (5.113)
Range: 5.075 –5.145

—Indeks dibuka gap up dan membentuk pola white marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation didukung dengan volume yang cukup besar di atas VMA5. Stochastic golden cross pada area oversold sedangkan MACD masih positif. Target kenaikan indeks pada level 5.145 kemudian 5.170 dengan support 5.075 dan 5.050.

BWPT (399)
Rekomendasi:Buy On Weakness

—Candle masih konsolidasi namun tembus support kuat 400 dengan volume di atas VMA5. Short term masih bearish sehingga lebih baik akumulasi di harga bawah yakni mulai 380 kemudian 370. Resist terdekat 408 kemudian 414.


CPRO (113)
Rekomendasi: Sell On Strength

—Candle break resist 105 sehingga naik tinggi diikuti volume yang besar namun overshoot di atas upper-band serta overbought. Kondisi demikian rawan profit taking meskipun MACD posistif. Target harga 122 sementara support terdekat 108.

LPKR (1.030)
Rekomendasi: Spec Buy

—Candle membentuk pola morning star yang merupakan sinyal bullish reversal dengan volume di atas VMA5. Sementara itu stochastic golden cross di area oversold dan MACD berada di area negatif. Target kenaikan indeks di level 1.055 kemudian 1.075 dengan support terdekat di 1.005, cut loss jika break 985.

Rekomendasi Saham 18 Desember 2014

IHSG (5.036)
Range: 5.000 –5.075

—Indeks menutup perdagangan di bawah lower band serta membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal indecision. Stochastic oversold dan MACD masih berada di area positif. Target kenaikan indeks di level 5.075 kemudian 5.100 dengan support terdekat di 5.000 dan 4.985.

BSDE (1.765)
Rekomendasi: Spec Buy

—Candle membentuk pola long white marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation. Stochastic berpotensi golden cross dan MACD masih berada di area positif. Target kenaikan harga di level 1.830 kemudian 1.865 dengan support di 1.695, cut loss jika break 1.620.


ADHI (2.890)
Rekomendasi: Sell on Strength

—Candle masih gagal untuk rebound di atas support EMA5. Stochastic netral keluar dari overbought sedangkan MACD bearish cross-over.
Target harga di level 2.920 sementara support terdekat 2.885.

BBNI (5.900)
Rekomendasi: Sell On Strength

—Candle rebound dari support EMA50 meskipun dengan volume di bawah VMA5. MACD mengarah centre-line sedangkan stochastic oversold.
Target harga 6.000 sementara support terdekat 5.825.

Equity Update 17 Desember 2014

Market Review

Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan hari Selasa (16/12/2014) kembali ditutup melemah. Sikap hati-hati investor menunggu hasil rapat bank sentral Amerika yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga acuannya menjadi faktor dominan yang menjadi sentimen negatif di pasar. Indeks Dow Jones membukukan pelemahan 112 poin (-0,65%) pada level 17.069, S&P 500 mencatatkan penurunan sebanyak 17 poin (-0,85%) pada level 1.973 dan Nasdaq terkoreksi 57 poin (-1,24%) pada level 4.548.

Sentimen negatif dari penurunan harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah yang masih tertekan membuat indeks harga saham gabungan mengalami aksi jual di sepanjang perdagangan dan akhirnya ditutup turun cukup tajam 82 poin (-1,61%) pada level 5.026. Sektor properti dan industri dasar yang masing-masing terkoreksi 16 poin (-3,17%) dan 17 poin (3,12%) menjadi kontributor utama bagi pelemahan IHSG. Sementara itu indeks LQ45 juga terkoreksi 17 poin (-1,94%) pada level 862.

Tertekannya nilai tukar rupiah menjelang pengumuman kebijakan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika diprediksi masih akan menjadi sentimen negatif di pasar. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan kembali melemah dengan support 4.970 sementara resist 5.075. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: TAXI, PTPP, WTON, TLKM dan SCMA.

News Highlights

PT Waskita Karya (WSKT) berencana rights issue sekitar 15% pada tahun depan. Rencana rights issue untuk memperkuat permodalan perseroan seiring dengan kebutuhan dana investasi di sektor infrastruktur.

PT Acset Indonusa (ACST) menargetkan kontrak baru tumbuh 20% pada 2015. Perseroan akan melepas 50,1% saham ke PT United Tractors (UNTR) untuk memperkuat jaringan kontrak.

PT Tunas Baru Lampung (TBLA) optimis sampai akhir tahun mampu memproduksi CPO lebih dari target. Produksi CPO sampai akhir tahun bisa melebihi 10% dari target.

PT Fast Food Indonesia (FAST) menetapkan target penjualan tahun depan Rp 4,9T tumbuh 15,5% (yoy). Perseroan akan menambah 20 KFC Box karena biaya untuk membangun 1 unit gerai KFC reguler melonjak 10% akibat depresiasi rupiah.

PT Semen Indonesia (SMGR) sampai November membukukan penjualan semen 24,06 juta ton atau tumbuh 2,8% (yoy) dari 23,41 juta ton namun lebih rendah dari target awal sebesar 6%.

Rekomendasi Saham 17 Desember 2014

IHSG (5.026)
Range: 4.970 –5.075

—Indeks dibuka gap down dan ditutup membentuk pola black opening marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation. Sementara itu volume juga terlihat cukup besar di atas VMA5. Stochastic menuju oversold dan MACD masih positif. Target pelemahan indeks di level 4.970 kemudian 4.900 dengan resist terdekat di level 5.075 dan 5.100.

PTPP (3.235)
Rekomendasi: Spec SELL

—Candle break support EMA5 dengan volume tinggi namun masih tertahan oleh support EMA10. Stochastic overbought sedangkan MACD positif. Jika tembus level 3.200 maka sebaiknya jual dengan target koreksi 3.100. Resist terdekat 3.270.


TAXI (1.180)
Rekomendasi: SELL

—Candle membentuk pola black marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation. Stochastic dead cross di area overbought dan MACD masih di area positif. Target pelemahan harga di level 1.150 kemudian 1.130 dengan resist terdekat di 1.230 dan 1.260.

WTON (1.185)
Rekomendasi: Spec SELL

—Candle sempat break-down support EMA50 dengan volume di atas VMA5. MACD mengarah centre-line sedangkan stochastic mengarah oversold. Target koreksi 1.140 sementara resist terdekat 1.210.

Equity Update 16 Desember 2014

Market Review
Setelah sempat di buka menguat indeks di bursa Wall Street akhirnya kembali harus mengakhiri perdagangan di teritori negatif. Dow Jones mencatatkan pelemahan 100 poin (-0,58%) pada level 17.181, S&P 500 turun sebanyak 13 poin (-0,63%) dan Nasdaq terkoreksi 48 poin (-1,04%) pada level 4.605. Masih berlanjutnya koreksi harga minyak mentah menjadi katalis negatif yang mendorong pelemahan tersebut.

Tertekannya nilai tukar rupiah hingga ke level 12.700 dan sentimen negatif dari bursa global serta regional membuat indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan di zona merah hingga akhirnya ditutup melemah 52 poin (-1,01%) pada level 5.108. Sektor perkebunan dan properti yang masing-masing terkoreksi 68 poin (-3,00%) dan -10 poin (1,97%) menjadi kontributor utama bagi pelemahan IHSG. Sementara itu indeks LQ45 juga mencatakan pelemahan 9 poin (-1,00%) pada level 879.

Belum berhentinya koreksi harga minyak mentah dan melemahnya nilai tukar rupiah yang disebabkan oleh kekhawatiran bahwa bank sentral Amerika akan segera menaikan suku bunga acuannya masih akan menjadi sentimen negatif di pasar. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan kembali melemah dengan support 5.085 sementara resist 5.135. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: UNVR, WIKA, WSKT, BMTR dan ICBP.

News Highlights

PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) menargetkan capex 2015 sebesar Rp959M untuk tiga divisinya yakni divisi CPO sebesar Rp237M, divisi beras Rp579M dan divisi makanan Rp143M. Perseroan tahun 2015 menargetkan penanaman seluas 8.000 HA.

PT Astra International (ASII) menggarap gedung perkantoran Astra Tower setinggi 47 lantai, di kawasan Sudirman dengan investasi Rp3,5T.

PT Alam Sutera Realty (ASRI) tidak berencana membangun proyek rumah tapak di daerah Serpong namun akan membangun proyek apartemen di kawasan Serpong. Pembangunan rumah tapak akan dikembangkan di wilayah Pasar Kemis, Tangerang. Perseroan memiliki cadangan lahan di wilayah Serpong 200 HA yang akan dikembangkan menjadi high risk building.

PT Matahari Department Store (LPPF) membuka gerai ke-129 di Lippo Mall Kuta Badung dengan area belanja mencapai 3.000 m2.

PT Krakatau Steel (KRAS) menyatakan ledakan yang terjadi di salah satu seksi pabrik Krakatau Posco di Cilegon Banten, tidak mengganggu proses produksi. Ledakan terjadi di steel making plant sebagai akibat terjadinya rembesan air di converter.

Rekomendasi Saham 16 Desember 2014

IHSG (5.108)
Range: 5.085 –5.135

—Indeks dibuka gap down dan membentuk pola long black marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation. Stochastic bergerak menuju area oversold dan MACD masih berada di area positif. Target koreksi indeks di level 5.085 kemudian 5.070 dengan resist terdekat di 5.135 dan 5.150.

UNVR (31.225)
Rekomendasi: Buy on Weakness

—Candle membentuk pola engulfing yang merupakan sinyal bullish reversal. Sementara itu stochastic golden cross dan MACD masih di area positif. Level harga masuk di kisaran 30.800-30.525 dengan resist terdekat di 31.500, kemudian 31.800.


WIKA (3.295)
Rekomendasi: Sell On Strength

—Candle terlihat melemah di support EMA5. Stochastic overbought sementara MACD masih positif. Jika tembus support 3.260 maka sebaiknya jual dengan target profit taking di level 3.375.

WSKT (1.225)
Rekomendasi: Sell On Strength

—Volume mengalami pelemahan ketika harga mencoba rebound dari support EMA5. Stochastic cukup lama masuk overbought sedangkan MACD bertahan positif. Target level jual di 1.260 sementara support 1.200.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.088 pengikut lainnya.