BOND UPDATE 20111014

Lima seri SUN dilelang Selasa mendatang

Pemesanan ORI008 sudah mencapai Rp 6,62 triliun

Bank Permata akan eksekusi opsi beli Obligasi Subordinasi I

BOND_UPDATE 17-APR-14

WOM Finance akan terbitkan obligasi Rp600 miliar

UOB Indonesia akan terbitkan obligasi Rp1 triliun

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Adira Finance Tahap III Tahun 2014

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Agung Podomoro Land Tahap II Tahun 2014

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2014

EQUITY_UPDATE 20140417

Market Review

Dow Jones Rabu malam (16/4) ditutup naik 162 poin atau 1% ke 16.425, terutama disebabkan oleh rilis data industrial production Amerika Serikat (AS) untuk bulan Maret 2014 yang menunjukkan kenaikan produksi nasional naik 0,7% mom, lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi konsensus 0,5%. Tingkat kapasitas utilisasi produksi AS untuk bulan Maret 2014 dirilis pada 79,2% atau lebih tinggi dibandingkan estimasi konsensus 78,8%. Selain itu, Wall Street menanggapi positif pernyataan ketua bank sentral AS Yellen yang akan meneruskan iklim moneter longgar walaupun terjadi penurunan tingkat pengangguran. Di lain pihak, DJIA juga ditopang oleh sentimen positif bahwa ekonomi negara Cina berkembang seusai dengan perkiraan pemodal. Pemerintah Cina kemarin mengumumkan bahwa pertumbuhan PDB negara tersebut mencapai 7,4% yoy pada kuartal I-2014, atau sedikit di atas estimasi konsensus analis sebesar 7,3% yoy.

IHSG hari ini (17/4) diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas. Saham pilihan CTRS, BWPT, KLBF, TLKM.
(dang.maulida@ipc.co.id)

News Highlights

Bank Danamon Indonesia (BDMN) membukukan laba bersih senilai Rp 875 miliar pada kuartal I-2014, menurun 13% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 1 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan biaya dana (cost of fund/cof) dari 4,6% pada kuartal I-2013 menjadi 6,8% selama kuartal I-2014. Pada kuartal I-2013, rata-rata suku bunga deposito BDMN di kisaran 6,2%, sedangkan rata-rata suku bunga simpanan perseroan pada kuartal I-2014 sekitar 9%. Net Interest Margin (NIM) BDMN selama kuartal I-2014 mencapai di kisaran 8,6% (lebih rendah dibandingkan NIM pada kuartal I-2013 sebesar 10,1%, dan kuartal IV-2013 sebesar 9,1%). Perseroan menyatakan NIM di 8,6% pada kuartal I-2014 akan dijaga sampai akhir tahun ini, ditopang oleh perkembangan cof yang relatif stabil pada kuartal II-2014. Pada kuartal I-2014, BDMN mencatatkan pertumbuhan kredit 16% mencapai Rp 136 triliun, didukung oleh kredit pada segmen mass market, yang berkontribusi sebesar 52% dari total kredit perseroan. Kredit mass market mencakup kredit melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP) kepada nasabah wirausaha mikro, kredit kepemilikan kendaraan motor melalui Adira Finance, dan kredit perabotan rumah tangga melalui Adira Kredit. Pertumbuhan kredit BDMN disertai kualitas aset yang membaik. Rasio non performing loans (NPL) per akhir Maret 2014 berada pada posisi 1,9%, membaik signifikan dibanding periode sama tahun lalu di level 2,5%. Sementara itu, pertumbuhan dana perseroan pada kuartal I-2014 tercatat 22% menjadi Rp 139 triliun. Dengan pertumbuhan dana yang lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kredit selama kuartal I-2014, hal ini mendorong membaiknya posisi loan to deposit ratio (LDR) BDMN di tingkatan 94,1%. Tahun 2014, BMDN menargetkan pertumbuhan kredit dan dana sekitar 16%, dengan rasio LDR akan dijaga pada kisaran sama dengan tahun lalu. (Investor Daily)

Alam Sutera Realty (ASRI) menargetkan proyek hunian terpadu Kota Ayodhya bisa berkontribusi Rp1 triliun tahun ini. Proyek bernilai Rp 549 miliar tersebut yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Tangerang dan akan dikelola oleh anak usahanya yaitu PT Alfa Goldland Realty. Sementara itu, perseroan pada tahun 2014 menargetkan pendapatan sebesar Rp5 triliun yang berasal dari Kota Ayodhya sebesar Rp1 triliun, Rp2 triliun dari proyek Suvarna Sutera, serta Rp2 triliun sisanya berasal dari proyek di Alam Sutera. (Kontan)

Logindo Samudramakmur (LEAD) mengalokasikan dana untuk belanja modal (capital expenditure/capex) $80 juta-$95 juta pada 2014. Sebesar 30% dana capex berasal dari kan internal perseroan, sedangkan sisa 70% nya akan mencari pinjaman perbankan di Singapura seperti UOB dan DBS. Rencananya, dana capex akan digunakan perseroan untuk membeli lima kapal sepanjang 2014. Dengan pembelian lima kapal baru tersebut, perseroan berharap bisa gesit mengincar lima klien baru dengan nilai kontrak sebesar US$170 juta. (Kontan)

Smartfren Telecom (FREN) memprediksi penjualan di kuartal I-2014 turun 10%. Perseroan menyatakan, secara tren penjualan kuartal I-2014, pelanggan biasanya lebih mengutamakan membiayai hal lain terlebih dahulu. Namun, perseroan tetap optimistis dapat menggaet pelanggan baru dari aktivasi bundling ponsel Smartfren Andromax melalui peluncuran lima produk sekaligus. Perseroan menargetkan aktivasi bundling dengan layanan data di kisaran 600.000-700.000 unit per bulan. (Kontan)

Rekomendasi Saham 17 April 2014

<strong>IHSG (4.873)
Range: 4.800 – 4.906</strong>

<img src=”https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/t31.0-8/10273195_10152352718380196_3903639488817034012_o.jpg&#8221; alt=”” />
—Indeks naik tipis disertai volume dan terlihat masih mecoba tutup gap. Stochastic positif sementara RSI berimpitan dan MACD flat.
IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dengan support di 4.800 sementara resist tutup gap di 4.906.

<strong>PTPP (1.805)
Rekomendasi: Spec BUY</strong>

<img src=”https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/t31.0-8/10273335_10152352725065196_5667516929772215216_o.jpg&#8221; alt=”” />
—Harga masih konsolidasi bertahan di atas EMA5. MACD positif dan stochastic reversal dari area oversold.
Target harga tutup gap di 1.835-1.890, support 1.795. Cut loss jika break 1.755.
Potensial upside masih ada untuk profit taking dengan resist di 1.150 sementara support di 1.090.

<strong>PWON (378)
Rekomendasi: Sell On Strength</strong>

<img src=”https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-prn2/t31.0-8/10258021_10152352726860196_3289976410839728527_o.jpg&#8221; alt=”” />
—Harga naik dengan gap up namun didukung volume dan tutup di area upperband. Stochastic positif sementara RSI dan MACD berpeluang crossing.
Potensi upside masih ada untuk profit taking dengan resist di 392 sementara support di 365 kemudian tutup gap di 358.

<strong>LSIP (2.385)
Rekomendasi: Spec BUY</strong>

<img src=”https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-frc1/t31.0-8/737146_10152352741425196_6940157832279823405_o.jpg&#8221; alt=”” />
—Weekly chart, harga masih uptrend meski stochastic overbought. Bertahan di atas EMA5 dan MACD positif maka peluang naik masih terbuka dengan target 2.525.
Support 2.325, cut loss jika closed di bawah 2.260.

Grand Launching IPOT FUND (Jual Beli Reksadana secara Mudah Murah dan Cepat)

Dengan bangga kami mempersembahkan produk terbaru PT IndoPremier Securities :

IPOT FUND  merupakan Supermarket Reksadana Online yang pertama di Indonesia.

Pada peluncuran perdananya IPOT FUND menjual 37 produk reksa dana yaitu Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham dari 9 manajer investasi ternama di Indonesia yang berada di bawah naungan OJK.

Melalui IPOT FUND nasabah diberikan kemudahan dalam melakukan pembelian dan penjualan reksa dana dengan mudah, yaitu dapat dilakukan secara online dan tidak memerlukan tandatangan basah saat nasabah melakukan transaksi pembelian atau penjualan reksa dana. Ini yang membedakan IPOT FUND dengan reksa dana online lainnya yang sudah ada di pasaran.

Kelebihan IPOT FUND :

  • Bebas Biaya, kecuali biaya penjualan yang berdasarkan ketentuan Manajer Investasi tidak dapat dihilangkan, tapi ini bukan Indo Premier yang mengenakan biaya penjualan. Untuk biaya pembelian semua reksa dana yang kerjasama di IPOT FUND, tidak dikenakan biaya
  • Satu Account untuk semua Reksadana, dimana Registrasi, Rekening Pembayaran, dan Laporan Reksadana dalam 1 Account Nasabah.
  • Beragam produk Reksadana, dimana ada 37 produk Reksadana dari 9 Manajer Investasi ternama.
  • Sistem Keamanan Enkripsi 256BIT-SSL.
  • Portfolio Reksadana yang terjamin keamanannya, karena Unit Reksadana disimpan di Bank Kustodian dan Dana Nasabah disimpan di Rekening Dana Investor di Bank
  • Dilengkapi dengan Tool Analisa Performa
  • Database Reksadana Terlengkap dan Terupdate
  • Full Online, 24/7
  • Multi-Platform

Berinvestasi Tidak Pernah Semudah Ini

BOND_UPDATE 16-APR-14

Empat seri SBSN akan dilelang Selasa depan

Pemerintah terbitkan SUN Rp8 triliun

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Adira Finance Tahap III Tahun 2014

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Agung Podomoro Land Tahap II Tahun 2014

Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2014

EQUITY_UPDATE 20140416

Market Review

Dow Jones kemarin (15/4) ditutup naik 89 poin atau 0,6% ke 16.263, terutama mengapresiasi kinerja emiten Coca-Cola dan Johnson & Johnson untuk kuartal I-2014 yang lebih baik dibandingkan harapan pemodal. Optimisme dari rilis kinerja dua emiten tersebut mampu mengimbangi kekhawatiran pemodal Wall Street terhadap perkembangan peristiwa politik Ukraina. DJIA sempat berada pada zona merah di tingkat terendah 16.063 kemarin. Di lain pihak, pasar saham Jepang pagi ini dibuka dengan optimisme tinggi mengikuti penutupan di Wall Street. Pagi ini pemodal Asia waspada menunggu rilis data ekonomi penting dari negara Cina, yang mencakup data pertumbuhan PDB untuk kuartal I-2014, data penjualan eceran untuk bulan Maret 2014, serta data aktifitas industri dan data pembentukan modal tetap. Estimasi analis untuk pertumbuhan PDB Cina sampai Maret 2014 mencapai 1,5% yoy atau lebih rendah dibandingkan pencapaian pertumbuhan pada kuartal IV-2013 sebesar 1,8% yoy. Konsensus analis, atas perkembangan yang terjadi, telah merevisi turun pertumbuhan ekonomi Cina tahun 2014 menjadi 7,3% yoy lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan yang tercapai pada kuartal IV-2013 sebesar 7,7% yoy. Pemerintah Cina masih menetapkan perkiraan pertumbuhan negara tersebut mencapai 7,5% yoy tahun ini, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan tahun 2013 sebesar 7,7% yoy. Di lain pihak, pemerintah Cina sudah menerbitkan dua kebijakan mini stimulus yaitu peningkatan pengeluaran negara untuk kereta api dan sektor perumahan, serta keringanan pajak. Pemerintah Cina mengharapkan mini stimulus mampu menggerakan pertumbuhan ekonomi mencapai sasaran 7,5% yoy tahun ini.

IHSG hari ini (15/4) diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas. Saham pilihan UNTR, AALI, SMGR, BSDE.
(dang.maulida@ipc.co.id)

News Highlights

Astra Otoparts (AUTO) berencana mengakuisi dua hingga tiga perusahaan non-komponen otomotif tahun 2014. Perseroan menyiapkan dana sebesar Rp500 miliar-Rp1 triliun untuk akuisisi tersebut. Perseroan menyatakan, dana yang disiapkan berasal dari dana belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp6 triliun. Selain rencana akuisisi, perseroan berencana untuk menambah toko tahun ini sebanyak 30 unit. Dengan demikian, perseroan akan memiliki sebanyak 330 unit took sampai dengan akhir 2014. (Investor Daily)

Astra Otoparts (AUTO) setuju untuk membagikan deviden sebesar Rp402 miliar atau 40% dari laba bersih perseroan tahun lalu sebesar Rp1 triliun. Dividen yang dibagikan setara dengan Rp83,5 per saham (dividend yield = 2,1%). Dividen yang akan dibagikan sebesar Rp295 miliar atau Rp66 per saham karena sebagian Rp106 miliar atau Rp22 per saham telah dibagikan pada Oktober 2013 sebagai dividen interim. Dividen final rencananya akan dibagikan pada 11 Juni 2014. (Investor Daily)

XL Axiata (EXCL) mengusulkan pembagian dividen tahun buku 2013 minimal Rp300 miliar atau setara dengan 30% dari total laba bersih senilai Rp1,03 triliun. Apabila disetujui rapat RUPS pada 22 April 2014, nilai dividen akan mencapai Rp35,21 per saham (dividend yield = 0,7%). Rasio dividen tersebut dibawah realisasi dividen yang telah dibagian perseroan dalam dua tahun terakhir dengan rata-rata 35%-45% dari perolehan laba bersih. Nilai dividen pada tahun buku 2011 dan 2012 masing-masing sebesar Rp129,88 per saham dan Rp135 per saham. (Investor Daily)

TECH_CORNER 20140416

IHSG (4.870)
Range: 4.800 – 4.906


—Indeks naik tipis namun dengan candle shooting star. Stochastic positif sementara RSI berimpitan dan MACD flat.
IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dengan support di 4.800 sementara resist tutup gap di 4.906.

SMRA (1.120)
Rekomendasi: Sell On Strength


—Harga membentuk pola three white soldiers dan berhasil tutup gap serta kembali ke area upperband. Stochastic positif sementara RSI goldencross dan MACD negatif divergence.
Potensial upside masih ada untuk profit taking dengan resist di 1.150 sementara support di 1.090.

BSDE (1.585)
Rekomendasi: BUY


—Membentuk pola three white soldier setelah koreksi tajam membawa harapan bakal kembali bullish.
Harga break resist EMA5 sehingga peluang tutup gap di 1.620-1.625 cukup terbuka. Support 1.565, cut loss jika break 1.545.

INTP (23.400)
Rekomendasi: Spec BUY


—Daily chart, harga berusaha rebound dengan break resist EMA5 meskipun volume tipis.
MACD positif dan stochastic oversold sehingga menarik untuk entry. Target harga tutup gap di 23.700-24.550, support terdekat 23.200, cut loss jika break 22.800.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.978 pengikut lainnya.